Ngawi : Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Anggota DPR-RI Dapil VII Jawa Timur


ARYA-MEDIA, Ngawi – Anggota DPR RI Dapil VII Jatim, Johan Budi Sapto Pribowo, berkunjung ke Kabupaten Ngawi, untuk sosialisasi 4 (Empat) Pilar Kebangsaan. Kedatangan Legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut, dihadiri Bupati Ngawi, Ketua DPC PDIP Kab Ngawi/Ketua DPRD Kab. Ngawi, Sekda Kab. Ngawi, Kakan Kesbangpol Kab. Ngawi, Camat dan OPD se Kab. Ngawi dan Perwakilan Lurah dan Kades se-Kabupaten Ngawi, di Pendopo Wedya Graha Ngawi, mulai pukul 10.00 Wib – selesai, Selasa (11/2/2020).

Dalam sambutan Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengatakan, bahwa sosialisasi 4 Pilar, yang meliputi Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, sangatlah penting untuk meningkatkan rasa nasionalisme.

“Kita jangan sampai melupakan sejarah, di mana para pendiri bangsa telah berjuang dengan mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan RI,” kata Mbah Kung, sapaan akrab Bupati Ngawi, Selasa (11/2).

Sementara itu, Johan Budi Pribowo, Anggota DPR/MPR RI Fraksi PDI P, selaku pemateri menyampaikan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sampai saat ini masih relevan bagi Negara Indonesia, mengingat sampai saat ini masih bisa untuk mempersatukan masyarakat Indonesia yang notabene banyak beraneka ragam suku, ras, bahasa dan budaya.

Sebagai contoh konkrit bahwasanya Negara Timur Tengah (Syria dan Afghanistan), saat ini mengalami gejolak yang signifikan, sehingga rakyatnya mengalami depresi akibat dari gangguan keamanan stabilitas Negara. “Maka dari itu, kita sebagai bangsa Indonesia harus dapat menerima dan mengamalkan ajaran pancasila yang berfungsi diantaranya sebagai tameng dalam kehidupan bernegara,” ungkapnya.

Saat ini Pemerintah RI sangat berkomitmen terhadap Pancasila yang salah satunya dengan menerbitkan hari Pancasila sebagai hari libur Nasional. Selain itu, Pemerintah terus berupaya dalam mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan dengan tujuan untuk mengingat kembali nilai-nilai lahirnya Pancasila, yang sampai saat ini banyak kelompok tertentu yang menginginkan Negara Indonesia beraasaskan suatu keyakinan dalam salah satu agama tertentu.

“Pada era Orde Baru keberadaan Ir. Soekarno secara tidak langsung tidak ditonjolkan oleh Pemerintahan pada saat itu. Padahal mengingat prestasinya atau nilai-nilai pancasila adalah dirintis oleh Ir. Soekarno sebagai Presiden RI pertama saat itu,” ujar Johan Budi Pribowo. (Endik)

 684 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!