google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Ngopi Pagi Cari Inspirasi dan Inovasi Dakwah Antar Umat Agama


ARYA-MEDIA | Magetan – Bertempat di Ruang Pertemuan Masjid Agung Baitussalam Magetan, dilaksanakan NGOPI PAGI (ngobrol pagi) dalam rangka mencari inspirasi dan inovasi dakwah berama Wasis Eka Susila selaku Penyuluh Agama Islam Fungsional Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama. Kamis (6/11/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan rutin setiap bulan sekali oleh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, dalam rangka mencari inspirasi dan inovasi dakwah dibidang kerukunan antar umat beragama. Karena situasi masih pandemi covid-19, kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan Protokol Kesehatan untuk menghindari penyebaran pandemi Covid 19.

“Pagi ini kita ngobrol-ngobrol dan menjalin silaturahmi sambil mencari inspirasi dan inovasi dakwah islam dibidang kerukunan antar umat beragama. Semua undangan yang hadir, berhak mengutarakan pendapat, dan  saya akan memaparkan permasalahan dan himbauan yang ada di Magetan terkait kerukunan antar umat beragama,” kata Wasis Eka Susila, Kamis (5/11).

Pada umumnya, kehidupan antar umat beragama khususnya Kabupaten Magetan berjalan baik dan saling toleransi. “Kita harus baik kepada siapa saja, meskipun berbeda agama kita juga harus baik, tidak boleh saling membenci sesama manusia dan harus saling membantu dalam hal apapun,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Kapten Arm Khoirudin, Pasitel Kodim Magetan bahwa TNI adalah dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat, maka dari itu mari bersama-sama saling membantu dalam menjaga dan memajukan rakyat Indonesia. “Dalam dunia Intel ada hitam ada putih, perbuatan ada baik ada buruk, maka kita selalu memfilter dalam perbuatan tersebut, dan  pilihlah yang terbaik,” ungkapnya.

Selain itu, sebagai umat Islam kita wajib menjaga sholat lima waktu dalam waktu senggang dan waktu padat kegiatan sekalipun. “Pada intinya setelah acara ini mari kita tingkatkan ibadah kita jangan sampai kendor dan merosot,” tambahnya.

Sementara itu, Sony selaku Pembina Umat Katholik Magetan mengungkapkan, bahwa gambaran Umat Katolik di Magetan sekitar 1.050 Jemaat, dan pihaknya juga mendukung bahwa Islam adalah sebagai rahmad bagi umat. “Semua umat beragama adalah sama. Maka dari itu, mari kita saling menghargai dan jaga hati juga jaga mulud, untuk keselamatan kerukunan umat beragama khususnya di Kabupaten Magetan,” pungkasnya. (RWY/Ren)

 998 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!