UA-163642268-1

Nyawa Pepadi di Tengah Pandemi, Muslimin : Pemkab Harus Peduli Kepada Pelaku Seni


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Kurang lebih 10 bulan, Negara Indonesia bahkan dunia digegerkan dengan fenomena alam yang meresahkan masyarakat. Yaitu munculnya penyakit dengan varian baru yang dinamakan Covid-19 (Corona Virus Desiase 2019).

Teror-teror terkait adanya penyakit tersebut menimbulkan masalah baru di kalangan masyarakat khususnya Indonesia. Semua sektor kehidupan hampir tidak berfungsi sebagaimana mestinya, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial dan kebudayaan, semuanya dapat dikatakan jalan ditempat meskipun ada kebijaksanaan baru terkait penanggulangannya.

Situasi yang demikian membuat satu kelompok Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Magetan untuk selangkah lebih maju, yakni produktif di tengah Pandemi.

Baca Juga :  HUT ke-75 TNI Sinergi Untuk Negeri, Koramil Sukomoro Gelar Tasyakuran Peresmian Aula dan Kenaikan Pangkat Anggota

Dijumpai di Padepokan Seni Jenggleng Kusuma Kecamatan Blimbing Magetan (9/1/2021), dalang Ki Muslimin selaku ketua Pepadi menuturkan, jika pandemi ini bukan segalanya, kita sebagai dalang dan pelaku seni harus berkreasi di tengah situasi yang sesulit apapun, jangan menyerah dan terus produktif,” katanya.

Dijelaskan Muslimin, bahwa Pepadi Magetan telah berkolaborasi dengan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Magetan selaku promotor pagelaran. “Pepadi sudah bekerja sama dengan Kesra, selama ini berjalan sudah 3 bulanan, per bulannya ada 4 pagelaran yang dilakukan secara virtual”, ungkapnya kepada Arya Media, Sabtu (9/1).

Baca Juga :  Gubernur Khofifah : Jawa Timur Siap Lakukan PPKM Mikro Berbasis Partisipasi Masyarakat

Semua itu dilakukan karena sebagai wujud kepedulian pelaku seni terhadap kemajuan seni di tengah pandemi Covid-19. “Kami berharap, adanya kepedulian dan perhatian khusus pemerintah setempat terkait pandemi ini khususnya kepada para pelaku seni. Agar supaya masih ada tempat untuk berkreasi meskipun hanya dapat dilakukan secara virtual,” tandasnya.

Pernyataan lain juga diungkapkan oleh Ki Endro Tri M (anggota Pepadi) mendukung penuh kegiatan Pepadi sepenuhnya, karena pelaku seni dapat berkreasi kembali,” imbuhnya.

Baca Juga :  Diduga Mabuk, Laka Beruntun Membuat 4 Mobil Dan 3 Motor Rusak Berat

Sementara, Kepala Bagian (Kabag) Kesra Magetan, Suhardi membenarkan, bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya pemberdayaan seniman lokal Magetan khususnya Pepadi di bidang perdalangan agar bisa berkarya kembali.” pungkasnya. (Bgs/Redk)

 2,386 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!