UA-163642268-1

Orang Tua Korban Tertimpa Pohon, Layangkan Ijin Tebang Untuk Berobat


ARYA-MEDIA, Tulungagung – Hujan Deras Disertai Angin yang terjadi pada Jumat (22/02) yang lalu, merusak ratusan rumah warga serta beberapa pohon tumbang.

Akibat pohon tumbang, salah satu siswi sekolah SMKN Rejotangan Zahwa Zefira Maulana mengalami luka serius dan hingga hari ini masih menjalani perawatan intensif di rumah dengan cara pengobatan alternatif.

Merasa anaknya menjadi korban kelalaian pihak PU yang teledor tidak menebang pohon rapuh, Menam Maulana Ayah korban berusaha mencari keadilan. Maulana meyakini, jika kejadian kecelakaan yang menimpa anaknya, Pihak PU Bina Marga baik Propinsi maupun Kabupaten tidak bisa lepas tanggung jawab begitu saja.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir Desa Gulun Rehabilitasi Drainase Dari DD

Maulana akhirnya mengirimkan surat tertanggal 22 maret 2019 yang ditujukan kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung yang isinya, permohonan ijin penebangan pohon dmulai dari perbatasan Blitar-Tulungagung sampai perbatasan Kecamatan Ngunut Sumbergempol.

“saya sudah berusaha kordinasi dengan pihak pihak terkait baik dinas PUPR bagian pertamanan dari tingkat UPT , Kabupaten, propinsi bahkan pusat, namun saling lempar tanggung jawab,” terang Maulana jengkel.

Baca Juga :  Srikandi Polda Jatim Diterjunkan ke Bangkalan Madura, Bagikan Masker dan Sembako

Maulana menambahkan, bahkan surat sudah dilayangkan ke Gubernur Jawa Timur, Plt Bupati Tulungagung serta Dinas PUPR. ”karena tidak ada tanggapan, saya layangkan surat ijin untuk menebang pohon, hasilnya akan saya gunakan untuk biaya perawatan anak saya, yakni pemotongan dubur serta pemasangan gigi,” imbuh Maulana.

Maulana meyakini Pemkab memang tidak menghendaki kejadian ini, namun tidak serta merta lepas tanggung jawab dengan musibah ini, karena perawatan serta pendataan pohon di tepi jalan merupakan kewajiban.

”Landasan hukumnya bisa dilihat dari Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan juga perbuatan melawan hukum Pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.” tegasnya.

Baca Juga :  Magetan Bertambah Pasien Terconfirm Positip Cluster Baru, Penderita Ditolak Warga

Diketahui sebelumnya, hujan disertai angin yang terjadi bulan lalu, mengakibatkan pohon ditepi jalan ambruk. Salah satu pohon menimpa Zahwa Zefira siswi SMKN Rejotangan. Akibatnya, korban mengalami luka parah dan tidak bisa melakukan aktifitas seperti semula. Meskipun saat ini ikut ujian, namun kondisi Salva masih memprihatinkan. (pra/ctr)

 792 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!