Pagelaran Wayang Kulit Peresmian Lapangan Olah Raga Desa Klagen Gambiran


ARYA-MEDIA, Magetan – Pagelaran wayang kulit semalam suntuk, digelar sebagai puncak acara kemeriahan dirgahayu kemerdekaan HUT RI ke-73, sekaligus pembukaan lounching lapangan baru milik Desa, tepatnya Rt/03 Rw401, Desa Klagen Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Lapangan baru yang diberi nama “Dharma Sari” diresmikan Kepala Desa secara simbolis dengan menggelar wayang kulit semalam suntuk, Ki Alek Sabdo Budi Utomo dari Ngawi. Terlihat antusias ribuan warga berbondong-bondong datang untuk menyaksikan acara tersebut, apalagi dihibur bintang tamu Gareng, Mio, dan Gemplo, membuat masyarakat terhibur, tertawa, sampai lupa waktu hingga larut malam, Jum’at malam (24/8/2018).

Sebelumnya, pada siang hari dilakukan parade reog “Singo Ludiro Pamungkas” dari pemuda karang taruna dengan diarak mengelilingi Desa, dan malam hari ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Semuanya terbentuk dalam rangkaian kegiatan Peringatan HUT RI Ke-73, untuk mengenang kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Apel Kehormatan Dalam Rangka Hari Pahlawan 2020
Kepala Desa Sunarno Saat Memberikan Hadiah Dan Cinderamata.

Kepala Desa Klagen Gambiran Sunarno menuturkan, pada malam puncak peringatan HUT RI ke-73 akan diresmikan dan diumumkan hasil perlombaan yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya, sekaligus peresmian lapangan baru secara simbolis. Diambil dengan nama “Dharma Sari” yaitu “Dharma” artinya Pengabdian dan “Sari” adalah inti dari pembuat lapangan Desa Klagen Gambiran.

Bagi setiap pemenang, juga mendapatkan hadiah dan cindera mata dari Pemerintah Desa untuk diberikan tiap Rt, agar kedepannya bisa meningkatkan pembangunan demi lingkungan masing-masing, demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat khususnya warga Desa Klagen Gambiran,” tutur Sunarno

Baca Juga :  TNI-Polri Bojonegoro Latihan Bersama Simulasi Dalmas

“semua ini dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT RI ke -73, sekaligus peresmian lapangan olah raga baru milik Desa”, terang Sunarno pada Arya-Media.

Sunarno menjelaskan, lapangan baru ini adalah lahan dari bengkok yang telah dihibahkan, tentu sesuai peraturan yang berlaku. Karena pihak Desa belum mempunyai lapangan untuk berolah raga. Semoga dengan adanya lapangan ini, para warga khususnya para pemuda dapat mengembangkat bakat yang dimiliki terutama dalam bidang olah raga.

“Lapangan ini adalah milik kita bersama, dan saya mohon agar selalu dijaga, dibudidayakan dan dilestarikan. Maksudnya adalah kita harus menjaga dan merawat bersama-sama, dan dibudidayakan sebagai sarana olah raga,” tambah Kepala Desa.

Baca Juga :  Update News : 5 Orang Terconfirm Postif Covid-19, 1 Pasien ke 86 Dinyatakan Sembuh

Hal senada diucapkan warga setempat Joko bahwa, memang benar adanya bahwa Desa Klagen Gambiran belum punya lapangan olah raga. Dan lapangan tersebut berasal dari tanah bengkok perangkat Desa,” pungkasnya.

Diketahui, acara peresmian lapangan olah raga ini dihadiri oleh Bupati terpilih Suprawoto periode 2018-2023, camat Maospati yang mewakili, Danramil Maospati beserta anggota, Kapolsek Maospati beserta anggota, semua perangkat Desa beserta LPM, BPD, serta Tomas Dan Toga Desa Klagen Gambiran. Acara ini juga didukung oleh, Cun Motor, Enggal Jaya, Penginapan Murah, Virgo Karaoke, SLP Group, Pandawa dan Pojok Barokah. (ren)

 836 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!