UA-163642268-1

Panglima TNI dan Kapolri Berikan Arahan Penanganan Covid-19 di Bangkalan


ARYA-MEDIA | SIDOARJO – Panglima TNI dan Kapolri, memberikan pengarahan kepada Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jatim terkait penanganan covid-19 di Jawa Timur, pada Jumat (11/6/2021).

Bertempat di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Pangdam V/Brawijaya memaparkan situasi penyebaran covid serta langkah – langkah penanganan penyebaran covid-19 di Jawa Timur.

“Terjadi peningkatan kasus aktif. Data 3 hari terahir yaitu tanggal 8, 9 dan 10 sebanyak 389, 401 dan 425 kasus aktif,” kata Pangdam V Brawijaya, disampaikan kepada Panglima TNI dan Kapolri, Jumat (11/06).

Baca Juga :  Sambut Idul Fitri, Persit Koramil Ngasem Berbagi Bingkisan

Dijelaskan Pangdam, ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit rujukan covid-19 di Kabupaten Bangkalan, mencapai 80%. Menanggapi hal itu, pihaknya berupaya menyediakan tempat isolasi mandiri di Balai Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS), Balai Diklat Pemda Bangkalan, dan Universitas Bangkalan,” paparnya.

Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dalam arahannya menyebutkan, bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi diprioritaskan terhadap lansia, karena porsentase angka kematian yang tinggi.

“Selain itu, isolasi mandiri harus dilakukan pengawasan ketat, supaya tidak menjadi faktor pemicu meningkatnya penyebaran,” jelas Panglima TNI.

Baca Juga :  Peningkatan Ekonomi, Imbas Karapan Kelinci Di Desa Wedusan

Di tempat yang sama, Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga mengatakan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, sudah mulai terkoordinir dan terorganisir, serta sinergitas dalam penanganan covid 19 harus tetap terjaga.

“Menurut analisa Presiden Jokowi, kita lemah di testing dan tracing, dan kuat di treatment. Hal tersebut dapat menjadi evaluasi dalam penanganan covid-19 kedepan,” ujarnya.

Menurutnya, optimalisasi PPKM Mikro sangat diperlukan, terutama di daerah dengan angka sebaran covid-19 yang tinggi. “Tes PCR juga harus dioptimalkan, agar hasilnya tidak lebih dari 1 hari,” tegas Sigit, (11/06).

Baca Juga :  Puluhan Pengunjung dan Pegawai Karaoke Terjaring Petugas

Lebih lanjut Kapolri menegaskan, dalam penanganan manajemen covid-19, harus maksimal mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, sampai pada tahap pengawasan.

“Penanganan lonjakan penyebaran covid-19 di Bangkalan, bisa menjadi role mode dan diadopsi oleh wilayah lain apabila mengalami hal serupa,” pungkasnya. (Redk)

 420 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!