Pawai Budaya Ritual Sakral Sedekah Bumi Desa Ketindan


ARYA-MEDIA, Malang – Ritual sedekah Bumi (Selamatan Desa) yang merupakan tradisi sebagaian besar orang jawa dilaksanakan Warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang yang di kemas dengan Tema Ketindan Semarak Budaya.

Tradisi selamatan desa yang rutin di gelar setiap setahun sekali tersebut diselenggarakan Sabtu, 29/09/2018 tersebut, di mulai dengan Pawai Warga Desa Ketindan dengan ciri khas gaun tradisional serta arak-arakan tumpeng dari hasil bumi, seperti jajanan, buah-buahan serta sayur mayur. Sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada sang maha pencipta atas anugerah dan keberkahan yang selama ini di berikan.

Baca Juga :  Parade Budaya : PMII Adakan Lomba Baca Puisi Dengan Tema "Kidung Kaprawiran"

“Acara kirab sakral ini merupakan ungkapan wujud syukur kepada sang pencipta atas anugerah yang sudah di terima, dan tradisi yang seperti ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak tahun 2014. Dari tahun ke tahun perlahan kita arahkan untuk tidak ada unsur karnaval dan menjadi kirab budaya murni tradisional,” Ujar Artining, Kepala Desa Ketindan.

Suasana sakral terasa saat memasuki halaman Balai Desa Ketindan, dari sekian ribu jiwa pengunjung yang berbondong-bondong merapat untuk memperubutkan gunungan tumpeng dari hasil bumi sembari menyaksikan aneka hiburan, seperti jaranan, reog, yang kemudian akan di tutup dengan pawai obor sewu serta pagelaran wayang kulit.

Baca Juga :  Bupati Magetan : Warga Boleh Gelar Pertunjukan Dengan Protokol Kesehatan

Artining berharap, dengan diselenggarakanya tradisi dalam setiap tahunnya ini nantinya dapat menjadikan masyarakat Desa Ketindan semakin kompak, guyub, rukun dan meningkatkan lagi rasa kebersamaan.

“Harapan kedepan, kebersamaan masyarakat semakin lebih terlihat, dan alhamdulillah seluruh masyarakat sudah mendukung sepenuhnya. acara ini merupakan tradisi nenek moyang yang sudah ada sejak dulu. Kini kita kembangkan dan ciptakan di era modern ini,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Anniversary 9 Th Aliansi Jurnalis Tulungagung Menggelar Wayang Kulit

Selamatan Desa yang dikemas dengan tema Ketindan Semarak Budaya tersebut akan berlangsung hingga malam, yang akan di akhiri dengan Pawai Obor Sewu yang melibatkan seluruh Perangkat Desa, RT, RW dan di tutup dengan Pagelaran Wayang Kulit. (Pi,Sol/redk)

 912 total views,  10 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!