UA-163642268-1

Pelajar di Sidoarjo Layani Thresome Dengan Tarif 300 Ribu Sekali Kencan


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Prostitusi online yang melibatkan seorang pria dewasa dan wanita di bawah umur, diungkap Unit IV Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, dalam Pres Konference, Rabu (10/3/2021).

Korban bernama Mawar (Nama Samaran), seorang pelajar berusia 16 tahun asal Sidoarjo. Sedangkan tersangka mucikari yang mengenali korban sejak November 2020 lalu, menawarkan mawar bisa bermai Threesome kepada pria hidung belang dengan harga Rp 300 ribu rupiah.

“Tersangka menawarkan korban dengan cara threesome. Setelah sepakat, korban diberi imbalan sebesar tiga ratus ribu untuk sekali kencan,” kata Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Efendi, Rabu (10/3).

Baca Juga :  Penjudi Desa Pakurejo Digrebek Sat Reskrim Polres Temanggung

Dijelaskan Zulham Efendi, saat menawarkan korban kepada pria hidung belang, tetsangka mengakui korban sebagai istrinya. “Tersangka juga ikut bermain bersama dengan pelanggan secara bersama sama,” jelasnya

Dari pengakuan tersangka, Prostistusi Online tersebut dilakukan melalui media sosial (whatshapp), dengan cara mengirimkan foto korban terlebih dahulu kepada pria hidung belang. “Tersangka juga meminta foto calon pelanggannya untuk diberitahukan kepada korban. Jika korban mau dan deal, tersangka bersama korban menuju ke hotel yang sudah disepakati bersama,” jelas Wadirkrimsus Polda Jatim, (10/3).

Baca Juga :  Satreskrim Polsek Kewadungan Tangkap Pelaku Judi Dadu

Sementara itu, Psikolog Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, yang melakukan pendampingan terhadap korban menyebutkan, bahwa korban mengaku mau melalukan hal tersebut karena faktor ekonomi. “Ia melakukan hubungan terlarang itu karena faktor ekonomi,” ungkap Cita.

Namun sampai saat ini pihaknya masih mendalami alasan korban untuk mengembangkan motif dari kasus tersebut. “Sampai saat ini korban juga masih membutuhkan pendampingan serius,” pungkasnya. (Redk)

 14,999 total views,  4 views today

Baca Juga :  Bantuan Sembako Terus Bergulir Bagi Warga Terdampak Covid-19 Ngawi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!