UA-163642268-1

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ki Mageti Pertahankan Arsitektur Kejayaan


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Bupati Magetan Suprawoto, meletakkan batu pertama sebagai awal dimulainya pembangunan Masjid Ki Mageti, yang berada di kawasan Kebun Bunga Refugia. Tepatnya di jalan Raya Sarangan, Plaosan Kabupaten Magetan, Senin (31/5/2021).
.⁣
Bupati Suprawoto mengatakan, pendirian masjid baru di kawasan wisata ini akan dibangun kembali dengan tidak meninggalkan ciri khas pendiri masjid terdahulu. Yakni dari soko guru Masjid Agung Baitussallam dengan tetap mempertahankan arsitektur kejayaan.

Baca Juga :  Gorong - Gorong sebagai Pembangunan Tambahan Akhirnya Tuntas

“Menurut hemat kami soko guru adalah hal yang utama, dan saya yakin roh masjid agung akan tetap terbawa di masjid yang tersebut. Dan Masjid ini didirikan dengan niat baik dan tulus, pasti rasanya akan berbeda,” terang Suprawoto, Senin (31/5).

Bupati Magetan berharap, pembangunan masjid ini jangan sampai mengurangi kemakmuran masjid sekitarnya. “Sebisa mungkin efeknya untuk memakmurkan masjid dan memakmurkan ekonomi.,” pintanya.

Baca Juga :  Monitoring Dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK KB-Kes Di Kelurahan Selosari Magetan

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab Magetan, Muhktar Wahid menjelaskan, bahwa rencana pembangunan Masjid tersebut berukuran luas 17 x 17 meter, dengan dimensi peninggalan Masjid Agung Baitussalam Magetan dari 4 (Empat) soko guru.

Baca Juga :  Kinerja 100 Hari Kapolri Diapresiasi Ketua MPR RI

“Filosofi masjid ini meninggikan dasar-dasar yang sudah dibangun pendiri kita terdahulu, dengan mempertahankan nuansa arsitektur Jawa,” jelasnya.

Diketahui bahwa, Bupati Suprawoto didampingi Kyai Unen, K.H. Sumarno Abdul Aziz dan KH Lukman Hidayat, melaksanakan peletakan batu pertama, dilanjutkan oleh Asisten 2. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas TPHPKP Magetan, bersama jajaran intansi terkait lainnya. (Ren)

 5,175 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!