google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Pembangunan Jalan Poros KBSB Rampung Diresmikan Langsung Bupati Bojonegoro


ARYA-MEDIA | Bojonegoro – Warga Dusun Boti, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro Jawa Timur, merasa bersyukur dengan penuh kebahagian. Pasalnya, jalan poros desa sepanjang lebih kurang 12 kilometer, penghubung antara Dusun Kaliaren Desa Malingmati menuju Dusun Boti, telah selesai pembangunannya.

Hal ini ditandai dengan diresmikan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah, sekaligus pemberian nama jalan poros yaitu Jalan Kebangkitan (Barat), Kamis (10/12/2020).

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, mengatakan, pembangunan jalan poros Desa Kaliaren – Boti memiliki panjang 12 kilometer. Namun, dalam program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) tahun 2020 oleh Kodim Bojonegoro, meliputi 33 kilometer dengan perbaikan variatif, yakni pengecoran jalan, pengaaspalan dan makadam.

Baca Juga :  Diduga Stres Karena Hidup Sendiri, Warga Ngawi Nekat Bunuh Diri

“Untuk membuka akses bagi warga masyarakat, khususnya transportasi, pendidikan hingga kesehatan. Sekaligus percepatan pembangunan perekonomian. Hari ini Kamis tanggal 10 Desember tahun 2020, jalan poros Kaliaren – Boti mulai resmi digunakan,” ujar Bupati Bojonegoro, Kamis (10/12).

Menurut Bupati, program KBSB perbaikan akses jalan tersebut, sekaligus untuk membuka akses transportasi, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat yang berada di sekitar Desa Boti. “Selain itu, juga untuk mempercepat pembangunan perekonomian,” terangnya kepada awak media.

Sementara itu, Dandim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto menyampaikan bahwa, sepanjang tahun 2020 telah dilaksanakan program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) dalam 2 tahap. Tahap pertama, meliputi pembangunan jembatan Desa Ngelo Kecamatan Margomulyo dengan ukuran 16×3 meter, pembangunan jalan makadam sepanjang 2.500×3 meter di Desa Sumberjo Kecamatan Margomulyo, normalisasi jalan makadam sepanjang 4.300×3 meter di Desa Meduri Kecamatan Margomulyo, normalisasi jalan sepanjang 5000×3 meter di Desa Napis Kecamatan Tambakrejo, pengecoran jalan sepanjang 1.560×3 meter di Desa Papringan Kecamatan Temayang dan pengecoran jalan Dusun Malangbong Desa Panjang Kecamatan Kedungadem sepanjang 1.620×3 meter.

Baca Juga :  Pemuda Mabuk Perkosa Tetangganya Sendiri Selama 3 jam

Sedangkan untuk tahap kedua, dengan lokasi diwilayah Kecamatan Tambakrejo yaitu pembangunan jalan poros yang menghubungkan Dusun Boti Desa Turi menuju Dusun Kaliaren Desa Malingmati sepanjang 11.952 meter dan lebar 3 meter, serta pembangunan jalan makadam di Desa Napis sepanjang 6.860 meter dan lebar 3 meter.

“Total keseluruhan pembangunan jalan adalah kurang lebih sepanjang 33.762 meter,” ujarnya, (10/12).

Baca Juga :  Kapolri Kunjungi Jaksa Agung, Bentuk Sinergitas Lebih Baik Lagi

Dandim berharap, dinas terkait segera membuat rambu-rambu peringatan di titik-titik ruas jalan maupun jembatan, yang dapat mengamankan masyarakat yang menggunakan jalan dan jembatan.

“Di Dusun Boti Desa Turi, ada beberapa wilayah yang dapat dikembangkan menjadi potensi wisata. Mohon dinas terkait bersama-sama warga untuk dapat menggali potensi tersebut, sehingga bisa bernilai ekonomis bagi masyarakat semuanya,” pungkasnya. (Pen/Redk)

 845 total views,  9 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!