Pembunuh Wanita di Kebun Jagung Tertangkap, Pelaku Diganjar Timah Panas


ARYA-MEDIA, Ngawi – Kasus pembunuhan janda anak satu yang tewas di kebun jagung di petak 51 RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar masuk Dusun Pojok Desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi, sudah terungkap.

Pembunuhan terhadap korban bernama Bella UZ (24 tahun) warga Dusun Kalang RT.03/RW.02 Kelurahan/Kecamatan Paron Ngawi, jajaran Satreskrim Polres Ngawi bekerjasama dengan Polda Jawa Timur berhasil menangkap pelaku perampasan sepeda motor disertai dengan pembunuhan.

Pelaku berinisial MIM (20) warga Dusun Geneng RT.001/RW.002 Desa Banjarbangi Kecamatan Pitu, tertangkap di wilayah Sidoarjo dengan diganjar 2 timah panas karena melawan petugss.

“Pelaku kita tangkap di Sidoarjo. Kami bekerjasama dengan Polda Jatim untuk melacak pelaku,” kata AKBP Dicky Ario, Kapolres Ngawi, Jum’at (27/12/2019).

Motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut, lantaran ingin memiliki sepeda motor korban, dan pelaku mengenali korban melalui medsos. Singkat cerita, pelaku mengajak bertemu dengan korban, saat ditengah perjalanan terjadi cekcok yang berujung pada perbuatan pelaku untuk mengahabisi korban di lokasi kebun jagung.

Kapolres Ngawi, AKBP Dicky Ario, Melakukan Pers Realise di Mapolre Ngawi.

“Karena korban melawan, pelaku memukul kepala korban dengan tangan kanan yang menggunakan akik dan terjatuh. Saat korban berusaha melarikan diri, pelaku kemudian memukul korban dengan kunci kontak dan mencekiknya hingga meninggal,” jelas Kapolres Ngawi  kepada awak media, (27/12).

Tak hanya itu saja, lanjut AKBP Dicky Ario mengungkapkan, untuk mengelabuhi petugas, pelaku melepaskan seluruh baju serta celana korban, kemudian di buang ke sungai untuk menghilangkan barang bukti. “Untuk menghilangkan jejak, pelaku melepas seluruh baju dan celana korban, kemudian di buang ke sungai,” ungkapnya.

Sementara, hasil kejahatan pelaku yaitu sepeda motor Honda Beat nopol AE 3156 JD, dijual secara online kepada MSK sebesar Rp. 4.650.000, 00-. “Duwit hasil penjualan sepeda motor, dibelikan hp oleh pelaku. Sisanya untuk kebutuhan hidip,” tambah Kapolres Ngawi.

Atas kejadian tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dan/atau 338 KUHP, tindak pidana pencurian disertai kekerasan, dengan menghilangkan jiwa orang lain. Pelaku diancaman dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebagai informasi, pelaku MIM merupakan residivis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan penggelapan sepeda motor di wilayah hukum Polres Ngawi. (Ren)

 755 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!