Pemerintah Tetapkan Larang Mudik, Semua Perjalanan KA Daop 7 Madiun Dibatalkan


ARYA-MEDIA, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero), membatalkan seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari dan menuju Jakarta dan Bandung mulai 24 April 2020. Pembatalan tiket KA tersebut, sebagai tindak lanjut keputusan Pemerintah atas larangan mudik lebaran tahun 2020.

“Pembatalan seluruh perjalanan KA Jarak Jauh ini kami lakukan guna menindaklanjuti keputusan pemerintah atas larangan Mudik Lebaran tahun 2020 untuk masyarakat,” ujar Ixfan Hendriwintoko Manager Humas Daop 7 Madiun, mengutip pernyataan VP Public Relations KAI Joni Martinus, Kamis (23/04/2020).

Manager Humas Daop 7 Madiun mengatakan, sebelumnya telah dilakukan pembatalan 44 perjalanan kereta api yang melintas maupun yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun. Khusus untuk keberangkatan dari Daop 7 Madiun, semua KA dengan total delapan perjalanan sudah tidak beroperasi, yaitu KA Anjasmoro relasi Jombang – Pasarsenen PP, KA Singasari relasi Blitar – Pasarsenen PP, KA Brantas relasi Blitar – Pasarsenen PP, dan yang terahir dibatalkan perjalannya mulai tanggal 23 April kemarin ada KA Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong PP.

“Pembatalan perjalanan KA ini, merupakan tindak lanjut dari PT KAI atas terbitnya PM 25 tahun 2020 tentang larangan mudik. Hal ini dalam rangka mendukung Pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid – 19 di masa lebaran, yang biasanya dimanfaatkan oleh umat muslim di Indoneisa untuk mudik ke kampung halaman dan bersilaturahmi dengan keluarga,” ujarnya.

Selain itu, KA yang dibatalkan setelah terbitnya PM 25 Tahun 2020 yaitu KA 119 (Ranggajati) relasi Jember – Surabaya Gubeng – Cirebon, KA 120B (Ranggajati) relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember, KA 123 (Wijayakusuma) relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Cilacap, KA 124 (Wijayakusuma) relasi Cilacap – Surabaya Gubeng – Ketapang, yang sementara ini dibatalkan perjalanannya mulai 25 – 30 April 2020 .

“Dengan demikian, semua KA penumpang Intercity baik yang berangkat maupun yang lewat di Daop 7 Madiun dengan jumlah 48 perjalanan KA, semua dibatalkan alias tidak beroperasi. Sementara yang masih tetap beroperasi hanya KA lokal seperti Dhoho relasi Bitar-Kertosono-Surabaya kota PP, Penataran relasi Blitar – Malang – Surabaya kota PP , dan Ekonomi lokal relasi Kertosono – Surabaya Kota PP, ada sekitar 20 KA” jelas Ixfan, kepada Arya Media, Kamis (23/04).

Pihaknya juga meminta maaf kepada seluruh calon penumpang KA, karena pada masa lebaran tahun 2020 ini PT KAI tidak menyediakan angkutan mudik dan balik seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Bagi calon penumpang kereta api yang sudah terlanjur memesan tiket pada tanggal tersebut, bisa dilakukan pembatalan secara online melalui aplikasi KAI Access, bea tiket dikembalikan 100 persen, dan uang pembatalan akan dibayarkan dalam waktu 30-45 hari secara transfer,: pungkasnya. (Ren)

 352 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!