google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Pemkab Magetan Tunda PTM Satu Pekan, Dikpora : Lihat Perkembangan Sebaran Covid-19


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Program Tatap Muka (PTM) di kabupaten Magetan,  ditunda sampai satu pecan kedepan. Hal itu disebabkan lantaran meningkatnya jumlah masyarakat yang terpapar Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19) di kabupaten Magetan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuada dan Olah Raga (Dikpora) Magetan, Suwata, mengatakan, program tatap muka tersebut sudah mulai sejak akhir semester dan berjalan 2 bulan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mengawali semester genap tahun pelajaran 2020/2021, rencana KBM Tatap Muka yang direncanakan pada tang 04 Januari 2021, harus dibatalkan.

“Seharusnya sudah dimulai untuk jenjang SMP. Karena saat ini angka penularan kembali meningkat, rencana PTM yang seharusnya dilaksanakan pada awal tahun, kini harus ditunda satu pecan,” kata Suwata, Kamis (07/01/2021).

Baca Juga :  Layanan Uji KIR Dishub Magetan Dibuka Mulai Bulan Depan

Dijelaskan Suwata, sementara awal tahun 2021 ditunda satu pecan, atas pertimbangan koordinasi Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan. “Dengan kondisi jumlah lonjakan yang terkonfirmasi dan juga pertimbangan keselamatan, akhirnya peserta didik dan guru untuk PTM ditunda satu pecan,” jelasnya.

Selain itu, Dikpora Magetan tidak bisa memastikan kapan PTM tersebut bakal digelar untuk SMP dan SD. “Kita akan melihat bagaimana perkembangan Covid-19 setelah satu minggu. Kalau memang kondisinya masih ada lonjakan, terpaksa dilakukan perpanjangan. Kami mementingkan kesehatan peserta didik dan para pendidik di Kabupaten Magetan,” ungkap Suwata, Kamis (07/01).

Baca Juga :  Anggaran DD : Pemerintah Desa Baluk Bikin Tangkis Jalan Menuju Sawah Warga 

Rencananya, tambah Suwata menjelaskan, jika pada tanggal 11 Desember 2020 penyebaran Covid-19 di Magetan mengalami penurunan dan dimungkinkan untuk PTM, maka akan dilaksanakan PTM untuk jenjang SMP dengan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Pemkab Magetan tidak mau ambil resiko karena Kabupaten Magetan memasuki zona kuning. “Maka dari itu, disarankan kepada seluruh masyarakat agar ikut serta mematuhi protokol kesehatan untuk menekan laju perkembangan Covid-19 di Magetan,” pungkas Suwata. (Rwy/Ren)

 1,336 total views,  2 views today

Baca Juga :  PDIP Resmi Usung Cucu Bung Karno, Dampingi Gus Ipul Dalam Pilgub Jatim


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!