UA-163642268-1

Pemkot Mojokerto Lounching E-Warung Program BPNT 2019 Secara Simbolis


ARYA-MEDIA, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, lounching Program E-WARUNG melalui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dianggarkan melalui APBD Pemkot Mojokerto 2019. Bertempat di E- Warung Makmur Ceria, lingkungan Balong Rawe , Kelurahan Kedudung, Kecamatan Magersari, Pemkot Mojokerto, Kamis (14/3/2019).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kota Mojokerto Sri Mudjiwati menyampaikan, peluncuran program BPNT APBD Mojokerto 2019, yang dikemas dalam program E-Warung adalah sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang program Bantuan Pangan Non Tunai dari pemkot Mojokerto.

“Program BPNT untuk mendukung kebijakan trasnparasi dan akuntabilitasi program“, Tuturnya, (14/3).

Pemberian program BPNT bertujuan untuk mendukung ekonomi kerakyatan dalam menumbuhkan Daya saing, mandiri, demokratis, adil makmur sejahtera dan bermartabat kepada warga. Selain memudahkan pemantauan bantuan sosial (bansos), serta mengurangi beban pengeluaran dan memberikan nutrisi yang seimbang kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga :  Sosialisasi Pembinaan Dan Pelatihan Ketrampilan Masyarakat Peternak Sapi

Pemkot Mojokerto mengalokasikan anggaran APBD tahun 2019 sebanyak 2150 KPM. Yakni, Kecamtan Magersari sebanyak 832 KPM, Kecamatan Prajurit Kulon sebanyak 667KPM, dan Kecamatan Kranggan sebanyak 651 kPM. Sedangkan louching kali ini di kelurahan Kedundung di hadiri sebanyak 282 KPM .

Wali kota Mojokerto Ita Puspitasari, mengatakan dalam sambutannya, BPNT yang semula rastra atau beras sejahtera diamanatkan agar dapat disalurkan secara non tunai. “Ini hanya perubahan sistem, kalau dulu menerima beras secara langsung, sekarang menerima kartu untuk mencairkan bantuan”, terangnya (24/3).

Walkot Mojokerto menjelaskan, kurang lebih 4.000 masyarakat KPM yang menerima BPNT dari APBN, untuk warga yang statusnya miskin dan rentan miskin yang belum terakses program BPNT. Sehingga Pemkot menginisiasi dengan melounching BPNT APBD yang di kemas dalam program E-WARUNG sebagai wujud hadirnya Pemerintah Kota Mojokerto di masyarakat.

Baca Juga :  Komplotan Sindikat Pemalsuan SIM, Berhasil Ditangkap

“Untuk itu, kebijakan Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran untuk memberikan BPNT dari APBD 2019 kepada sejumlah lebih 2.000 warga,” jelas Ita Puspitasari.

Diharapkan lanjut Walikota, untuk jumlah penerima BPNT semakin menurun dari tahun ke tahun. “Karena kita menginginkan warga semakin meningkat kesejahteraannya bukan sebaliknya. Karena itu program kami ke depan, bagi keluarga yang masih memiliki potensi untuk diberdayakan akan diberikan pendampingan untuk menjadi keluarga yang produktif,” tegasnya.

Baca Juga :  Pencuri Tabung Gas LPG, Diamankan Dari Amuk Masa

Terkait pemanfaatan anggaran pemerintah, Pemkot akan memfokuskan pada tiga hal, yaitu permodalan tanpa bunga, pendampingan SDM terkait keterampilan yang memungkinkan untuk menjadi keluarga produktif dan pendampingan produk. Dengan memanfaatkan kemampuan untuk bisa mandiri, sehingga bisa keluar menjadi kategori keluarga miskin dan rentan miskin.

“Tahun ini Pemkab Mojokerto berencana membangun dua sentra ekonomi baru, dengan menyiapkan 18 sentra ekonomi di 18 kelurahan untuk berdagang bagi seluruh warga Kota Mojokerto,” paparnya.

Diberitahukan, sebagai penutup kegiatan BNPT, Ning Ita nama panggilan Walkot Mojokerto menyerahkan bantuan kepada Siatin warga kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari yang rumahnya terbakar, yakni berupa material bahan banguna xcn senilai Rp9.835.000. (LN/ops)

 1,076 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!