UA-163642268-1

Pencurian Barang Bukti Emas Batangan Terungkap, Pegawai KPK Dipecat


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Terungkap pencurian barang bukti berupa emas batangan di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pelakunya yang tidak lain adalah pegawai KPK berinisial IGAS, langsung dipecat.

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan, bila IGAS telah terbukti melanggar kode etik tingkat berat atas perbuatannya. “Memutuskan yang bersangkutan perlu dijatuhi hukuman berat yaitu memberhentikan yang bersangkutan dengan tidak hormat,” kata Tumpak dalam konferensi pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).

Dilansir dari Siberindo.Co, Ketua Dewas KPK menyebut, emas batangan yang dicuri tersebut, seberat 1.900 gram atau hampir 2 kg dan merupakan barang bukti dari perkara kasus korupsi yang menjerat mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.

Baca Juga :  Ungkapan Pelari Cilik Maraton 5 K Mempunyai Cita-Cita Mulia

Yang menjadi pertanyaan, kok bisa barang bukti itu dicuri pegawai KPK sendiri?

Dijelaskan Tumpak, IGAS merupakan anggota satuan tugas di Direktorat Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi). Direktorat itu berada di bawah Kedeputian Bidang Penindakan dan Eksekusi di KPK. “Inisial IGAS anggota satgas ditugaskan untuk menyimpan dan mengelola, mengamankan barang bukti yang ada di KPK,” ungkapnya.

Baca Juga :  Setelah 20 Tahun Mengabdi, Orang Nomor Satu di Ngawi Purna Tugas

Tumpak juga mengatakan, bahwa IGAS mengambil emas batangan itu tidak sekaligus, tetapi beberapa kali. Perbuatannya diketahui saat barang bukti itu hendak dieksekusi untuk dilelang dan hasilnya disetorkan ke Kas Negara.

“Sebagian barang bukti diambil ini digadaikan, nggak semuanya. Lainnya disimpan,” jelasnya.

Seementara itu, lanjut Tumpak, sebagian emas yang digadaikan itu untuk pembayaran utang IGAS terkait bisnis. Namun belakangan IGAS disebut sudah mengembalikan emas yang digadaikan itu senilai sekitar Rp 900 juta ke KPK.

Baca Juga :  Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata P-30 Di Probolinggo

Diketahui bahwa, IGAS sudah diberhentikan dengan tidak hormat. Selain itu IGAS juga dilaporkan Pimpinan KPK ke polisi di mana kasusnya saat ini ditangani Polres Jakarta Selatan. (Handiman/Redk)

 810 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!