Penemuan Mayat Tanpa Identitas Di Bendungan Gandong Yang Sudah Membusuk


Magetan, Arya Media – Telah ditemukan sosok mayat tanpa identitas mengambang di pinggir bendungan, tepatnya DAM Gandong dibawah rimbunan pohon bambu yang berada di Dusun Sambilawang, Desa Kerik, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Minggu, (28/01/2018).

Awal mula ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas sekitar pukul 10.00 WIB, oleh Pahari (50) warga Desa Kerik, Rt.07 Rw.02, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, yang pada saat itu sedang memancing ikan dibendungan tersebut. Karena mencium bau yang anyir, kemudian Pahari berusaha mencari aroma busuk itu dan sontak kaget, ternyata ada sosok mayat sedang mengambang dibendungan dekat dia sedang memancing.

Baca Juga :  Sulap Rumah Jadi Layak Huni, Dandim Bojonegoro Serahkan Kunci Rumah Mbah Amijah

Saat itu juga Pahari langsung melaporkan ke Koramil terdekat, dan pihak Koramil langsung berkoordinasi dengan Polsek Takeran untuk menindaklanjuti. Selang beberapa menit tim Kepolisian pun langsung datang ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sembari menunggu tim dari Polres Magetan untuk melakuakan pengecekan jenazah di TKP.

“Saat saya sedang memancing, tercium bau anyir dan busuk, setelah saya cari sumber bau tersebut, saya kaget mas, ternyata ada mayat terapung dengan kondisi membekak. Sontak saya langsung melaporkan ke Koramil terdekat,” terang Pahari pada Arya-Media.com.

Baca Juga :  Tahapan Rehap Masjid Nurul Qur'an Menuju Kesempurnaan

Kapolsek Takeran, AKP Susilo Budi S, mengatakan, setelah dilakukan pengecekan oleh tim Unit Intelkam Polres Magetan, diketahui bahwa jenazah dengan ciri-ciri, berjenis kelamin perempuan, jari tangan kangan terdapat cincin warna putih, busana warna hitam dan tanpa identitas. Jenazah yang diperkirakan berumur 80 Tahun saat itu juga langsung dibawa ke RSU Magetan untuk dilakukan visum. (And/redk)

 1,097 total views,  3 views today

Baca Juga :  Geger....., Penemuan Mayat Wanita Dikubangan Air Sedalam 2 Meter


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!