Pengajuan Kenaikan Pangkat / Golongan Bagi Guru TK, Dimintai Dana 1 Juta Oleh UPTD Pendidikan


ARYA-MEDIA, Banyuwangi – Diberitakan sebelumnya di media online adanya dugaan pungutan sejumlah uang untuk pengajuan kenaikan pangkat/golongan Guru Taman Kanak-Kanak oleh oknum UPTD Pendidikan Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.

Rumor di media, masing-masing Guru TK yang mengajukan kenaikan pangkat/golongan tahun lalu, dimintai dana sebesar Rp, 1.000.000, Dan tidak hanya itu, ketika Surat Keputusan (SK) turun, Guru-Guru masih dimintai lagi dengan nominal yang bervariasi sesuai pangkat/golongannya. Untuk golongan 4 ditarik Rp, 300.000, dan untuk golongan 3 sebesar Rp, 200.000, dan pembayarannya harus diserahkan kepada Bendahara UPTD Pendidikan Glenmore.

Baca Juga :  Camat Dan Kasi Tersangka OTT Pungli Sertifikat Tanah

Sayangnya, pungutan sejumlah uang dilakukan oleh oknun UPTD Pendidikan itu tidak ada kejelasan keperuntukannya. Maka dari itu, untuk lebih jelasnya awak media konfirmasi kepada oknum UPTD yang diketahui selaku Bendahara sekaligus KTU UPTD Pendidikan Kecamatan Glenmore. Namun sampai ditayangkannya berita ini konfirmasi media via selulernya belum dapat tanggapan.

Sebagai pertimbangan, akhirnya awak media konfirmasi kepada Kasubag Umun Dan Kepagawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, H. Mukhlis, mengatakan via selulernya.

”Kenaikan pangkat, guru PNS tidak ada biaya. Tidak ada urusan kenaikan pangkat dengan bendahara UPTD, ” jawabnya dengan singkat, Sabtu (19/5/2018).

Baca Juga :  Danposramil Ngariboyo Ikuti Jalan Santai Untuk Kemeriahan Hut Pgri Ke-73

Ketika dikonfirmasi tindakan apa yang akan diambil selaku atasannya, terhadap oknum UPTD yang telah melakukan pungutan tersebut. Sayagnya belum ada tanggapan lanjutan dari H. Mukhlis selaku Kasubag Umum Dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.

Sementara, tanggapan dari Salimi Komisi 4 DPRD Kabupaten Banywangi dari Fraksi PDI – Perjuangan.

”Ya… sesuai keterangan bendahara UPTD Glemore bahwa itu adalah uang jasa untuk pembuatan dokumen usulan kenaikan pangkat yang SN. Jadi gak ada salahnya, dan yang bayar itu mungkin malas buat atau tidak bisa. Dan tolong yang sudah bayar jasa jangan dipelinter itu bayar untuk kenaikan pangkat. Kalau bisa saya himbau orang- orang yang mau naik pangkat buat aja dokumen sendiri. Pihak UPTD harus merintahkan juga buat sendiri pada guru yang mau naik pangkat biar tidak ada kata dipelintir lagi, ” kata Salimi Komisi 4 DPRD Banyuwangi. (rdy35/ops/redk)

 731 total views,  10 views today

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Magetan Terapkan Zona Kawasan Tertib Physical Distancing


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!