UA-163642268-1

Penjelasan Polri Terkait Ustad Maaher Tutup Usia


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Mabes Polri memberikan penjelasan seorang Tokoh Agama Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata, yang meninggal di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, perkara Ustad Maaher telah masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke Kejaksaan. Sebelum tahap 2, barang bukti dan tersangka diserahkan kepada jaksa, Maaher mengeluh sakit. Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

“Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim,” kata Argo saat dikonformasi, Senin (8/2/2021).

Baca Juga :  Jadi Kendala : Mobil Siaran Kominfo Di Magetan Dinilai Tidak Layak Pakai

Dijelaskan Argo, setelah tahap 2 selesai barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa Maaher kembali mengeluh sakit. Lagi-lagi petugas rutan dan tim dokter menyarankan agar dibawa ke RS Polri, tapi yang bersangkutan tidak mau sampai akhirnya meninggal dunia. “Soal sakitnya apa tim dokter yang lebih tau,” jelasnya.

“Jadi perkara Ustas Maaher ini sudah masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa,” tambah Argo.

Baca Juga :  KPU Adakan Deklarasi Kampanye Damai, Diikuti Semua Paslon Bupati & Wakil Bupati

Sebagai informasi, Maaher ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. (Redk)

 607 total views,  2 views today

Baca Juga :  Batik Pring Sedapur Magetan Ikut Ramaikan Galeri Batik Bosbow


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!