Penyaluran BLT DD di Wilayah Probolinggo, Abaikan Protokol Kesehatan


ARYA-MEDIA, Probolinggo – Proses Realisasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di wilayah kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur, diduga tidak mematuhi anjuran Protokol Kesehatan dalam penanganan dan pencegahan Penularan Covid-19. Jumat (10/07/2020).

Terpantau dilokasi, dalam penyaluran BLT Dana Desa (DD) Tahap II (dua) di Wilayah kecamatan Wonomerto, yang dilakukan serentak dengan dibagi pada dua (2) lokasi secara terpisah. Salah satunya adalah di Desa Patalan yang mana diketahui telah berjubel dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM ) terdiri dari 5 Desa seKecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo.

Akibat bertumpunya penyaluran BLT DD dari Lima Desa yang berlokasi di Desa Patalan tersebut, menyebabkan terjadinya kerumunan warga tanpa mengendahkan himbauan Pemerintah terkait protokol kesehatan dengan tanpa jaga jarak (Physical Distanching), dan juga terdapat beberapa KPM yang tidak menggunakan Masker, baik di luar maupun di dalam area kantor Desa (tempat penyaluran BLT DD red).

Saat dikonfirmasi awak media kepada Ramiadi selaku Camat Wonomerto mengatakan, ”Mas mas…. ngapain pean kok lapor ke kab… Kok cari salahnx aparat tok pean,” ujarnya, melalui Via Whatsapp, Jumat (10/07).

Sementara itu, Kepala Kecamatan selaku Pembina dengan ruang lingkup dan fungsi perannya, sudah di atur oleh Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018.

Sebagai informasi, wilayah kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, dibawah binaan Camat Ramiadi, merupakan salah satu penyumbang angka warga terdampak Covid-19, dengan masuknya wilayah Wonomerto dalam info grafik diketahui sebagai zona merah. (Win/Pr@)

 322 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!