Penyedia Tempat Esek-Esek Di Warung Pinggir Jalan Digrebek Polisi


Ngawi, Arya Media – Seseorang dengan inisial M (57), adalah perempuan pemilik warung di pinggir jalan, Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, telah diciduk polisi.

Perempuan itu diduga menyediakan layanan plus-plus di warung tempatnya berjualan, dan dia tak berkutik saat digerebek petugas Kepolisian dari Polsek Paron, Kabupaten Ngawi.

Kapolsek Paron, AKP Widodo, kepada wartawan Arya-Media.com mengatakan, dari keterangan tersangka, terungkapnya ulah (M) yang menyediakan layanan plus-plus, berawal dari laporan warga sekitar. Layanan plus-plus yang dimaksud, yakni (M) menyewakan kamar mungil berukuran 3×4 meter di rumahnya untuk Indehoi (esek-esek).

Baca Juga :  Lupa Matikan Api Tungku, Rumah Milik Warga Ngawi Ludes Terbakar

Dari laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan, dan ternyata benar bahwa diwarung tersebut banyak para laki-laki dan perempuan yang datang ketempat tersebut untuk melihat-lihat sembari minum kopi.

“Banyak laki-laki hidung belang yang datang ke warung,” ucap AKP Widodo, Kamis (1/2/2018).

Setiap pasangan yang datang ke warung, lanjut AKP Widodo, berlangsung cukup lama sehingga memunculkan kecurigaan. Dan kejadian itu tak hanya sekali dua kali, tapi sudah sangat sering dilakukan.

Baca Juga :  DPD PDI Perjuangan Gelar Diskusi Terbatas, Dalam Berpolitik Harus Dengan Kasih Bukan Dengan Fitnah & Sara

Dari pengakuan pelaku yaitu (M) kepada polisi, diketahui bahwa pelaku menyediakan fasilitas plus-plus tersebut dengan tarif Rp.10 ribu untuk sekali sewa. (Wow…. murah sekali red)

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, (M) akan dijerat dengan pasal 296 Sub 506 KUHP, tentang pencabulan. Dia dianggap telah memudahkan perbuatan pencabulan yaitu dengan menyediakan tempat. (yun/redk)

 1,385 total views,  10 views today

Baca Juga :  Pro Dan Kontra PPDB Sistem Zonasi, Dikpora Magetan Berikan Permendikbud Teranyar Sebagai Acuan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!