Peresmian Gedung DAPM Di Kecamatan Gerih, Sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat


Ngawi, Arya Media – Rabu Tanggal 21 Februari 2018, tepatnya pukul 10.30 Wib, Di Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, nampak ramai didatangi oleh masyarakat berbagai kalangan dengan adanya peresmian pembukaan Gedung DAPM (Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat) oleh Endang, anggota dewan dari PDIP.

Dana amanah Pemberdayaan masyarakat (DAPM) adalah mengelolah kegiatan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang berasal dari dana bergulir Progran Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dan atau Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang dikelola oleh masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. Gedung DAPM ini berfungsi sebagai sarana prasarana pengelolaan dana pemberdayaan masyarakat Desa khususnya di wilayah Kecamatan Gerih dengan tujuan pengembangan dalam aspek usaha mikro maupun makro bagi warga Desa yang butuh permodalan sesuai perbup no.1 tahun 2016.

Baca Juga :  Depresi Gangguan Jiwa, Pemuda Ngawi Nekat Gantung Diri
Anggota Dewan Dari PDIP, Endang Saat Pemotongan Pita Peresmian Telah Dibuka

Perberdayaan masyarakat yang dimaksud antara lain yaitu Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang dikhususkan perempuan atau pengolaan dana sebagai BumDes dimasing-masing Desa, sebagai acuannya dalam bentuk usaha mandiri, baik usaha mikro maupun usaha makro, dan peningkatan kapasitas usaha ekonomi produktif kelompok perempuan. Selain itu dana tersebut digunakan untuk kelembagaan BKAD yang mengelola dana SHU yang diwujudkan melalui dana sosial sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu, melalui paket sembako dan kepedulian pada generasi yang sehat untuk balita yang kurang gizi melalui pos gizi.

Baca Juga :  Hujan Disertai Angin Kencang, Robohkan Salah Satu Rumah Warga

Tampak hadir anggota dewan dari PDIP Endang, Camat yang diwakili Sekretarisnya Sriono, Muspika dan Forkompimca, seluruh Kepala Desa Se-kecamatan Gerih, Ibu-ibu PKK dan Tokoh Masyarakat beserta kelompok SPP.

DAPM yang bermodal dari dana hibah Pemerintah, akan memferivikasi setiap 2 bulan sekali, bagi setiap kelompok dan anggotanya yang mengakses permodalan tersebut, supaya dapat mengetahui pengembangan dana yang telah digelontorkan. Prosesnya pun dibuat sedemikian mudahnya bagi masyarakat yang akan mengajukan permohonan kredit, yaitu dengan fotocopy KTP suami Istri, dan tentunya dengan bunga sebesar 1,5% perbulan.

Baca Juga :  PH Seorang Dokter Tuding Kejaksaan Negeri, Bahwa Proses Penahanan Kliennya Tidak Sesuai Prosedur
Cahyo Setiyo Nugroho, Ketua UPK

Saat dikonfirmasi kepada Cahyo Setiyo Nugroho selaku ketua UPK Kecamatan Gerih menuturkan, “pengembangan dana perberdayaan ini dimaksud untuk simpan pinjam permodalan bagi masyarakat se-kecamatan Gerih. Siapapun dapat mengajukan pinjaman dana melalui DAPM di masing-masing Kecamatan untuk digunakan sebagaimana mestinya sebagai pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan”, tutupnya. (ren/redk)

 1,091 total views,  3 views today


error: Content is protected !!