Peringati HUT KORPRI Ke-47 Dan HUT PGRI Ke-73 Tahun 2018, Bupati Berpesan “Birokrasi Adalah Sebagai Pelayan Masyarakat Bukan Sebaliknya”


ARYA-MEDIA, Magetan – Dalam rangka memperingati Hari Korp Pegawai Negri (KORPRI) ke-47, dan HUT PGRI ke-73 tahun 2018, Pemkab Magetan menggelar upacara bendera di Alun-alun kota Magetan, di ikuti oleh Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si sebagai inspektur Upacara (Irup) dan jajaran Forkopimda, serta para guru dan peserta upacara, Rabu (29/11/2018).

Upacara kali ini, mengambil tema, Korpri adalah “Melayani, Bekerja, dan Menyatukan Bangsa”, dan PGRI dengan tema “Guru Sebagai Penggerak Perubahan Dalam Era Revolusi Indonesia”.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus terus mengedepankan jiwa abdi negara dan masyarakat. Artinya, ASN dan birokrasi adalah sebagai pelayanan masyarakat bukan sebaliknya. ASN harus menjadi teladan dan panutan. Dan mendekati pemilu 2019, sebagai abdi negara harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI.

Baca Juga :  Lanudad Gatot Soebroto Membuka Penerbangan Komersial Secara Resmi

“ASN dan Birokrasi adalah sebagai pelayan masyarakat, jangan minta dilayani. Maka dari itu, kita harus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan tunjukkan kepada masyarakat sebagai abdi negara yang teladan, tertib dan disiplin”, kata Suprawoto usai pelaksanaan upacara.

Lanjut Bupati Magetan, guru adalah penggerak perubahan dalam era revolusi bangsa, dan kita harus siap untuk menyambut perubahan itu. “Suka tidak suka, kita tidak boleh menghindar dari perubahan yang sangat luar biasa ini, dan perubahan tersebut berjalan sangat cepat”, tuturnya (29/11).

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru 2019, Kodim Magetan Laksanakan Sholat Dhuhur Berjamaah, Istighosah dan Doa Bersama

“Dulu itu, saya ibaratkan seandainya ombak itu tenang, riak-riaknya kecil, dan sekarang ini seperti badai. Jadi revolusi ‘Full Poin O’ itu adalah sebuah badai, oleh sebab itu kecerdikan sebagai nahkoda untuk menyelamatkan sebuah kapal. Agar revolusi Full Poin O ini, kita bisa selamat sampai tujuan”, terang Suprawoto dengan bahasa intelektualnya.

Ini bukan hanya sebuah gelombang, lanjut Bupati. “Era sekarang ini adalah sebuah badai, dan birokrasi harus melakukan perubahan, baik pelayanan maupun mentalnya”, imbuhnya kepada Arya-Media.Com

Baca Juga :  Kodim 0820/Probolinggo dan Jajarannya Ucapkan Selamat Kepada Insan Pers Nasional

Masih dengan Suprawoto, menghadapi perubahan tidak terlepas dari identitas bangsa. Walaupun kita menghadapi revolusi badai seperti ini, kita harus tetap berpijak kepada identitas bangsa tetapi di imbangi dengan berpikir era zaman sekarang.

“Pengabdian guru itu tidak diragukan lagi, karena pengabdian seorang guru akan bermakna apabila dapat menghantarkan murid-muridnya menjadi orang yang sukses, berguna bagi Nusa dan Bangsa”, pungkasnya. (ren)

 849 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!