Perlu Perhatian Khusus Bagi Sekolah Nurul Hasanain Di Wedusan


ARYA-MEDIA, Probolinggo – Disela mengawasi para pelaksana kegiatan PBB, yang dilakukan oleh Satgas TMMD ke 102, Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Teguh, sengaja berbincang-bincang dengan para guru dari sekolah Madrasah Islam Nurul Hasanain. Perbincangan semakin menarik dan apalagi salah seorang guru (Bu. Marisa) mengajak ke sisi lain dari sekolah, (14/7/2018).

Perbincangan pada awalnya mengarah pada pandangan dan respon dari para guru tentang pelaksanaan TMMD. Bukan hanya kegiatan namun, ada pandangan yang menarik yaitu jalan yang dibangun menuju kearah sekolah tersebut. Walau belum bisa menjangkau didepan sekolahnya, tanggapan dari mereka merespon dengan nilai positif. Ada kemudahan akses baik dari segi jalan maupun penggunaan waktu yang dapat diefisienkan. Obrolan tersebut menjadi gayeng karena ditemani oleh guru lainnya yaitu Ibu Reka dan Bapak Nitrong.

Baca Juga :  "Gerakan Nasional Pemulihan DAS'' Waduk Gonggang Magetan

Dengan mulainya diperhatikan Desanya berkat program TMMD ini, dampaknya dapat memberikan harapan juga bagi sekolah. Ada harapan bahwa sekolah berbasis keagamaan yang ada satu-satunya di Desa Wedusan yaitu, dapat kiranya diberi perhatian lebih dari instansi teknisnya atau dari pihak lainnya.

Dengan menunjukan sisi bangunan bagian belakang, yang digunakan kegiatan belajar mengajar, tampak dari bangunan tersebut seluruhnya setengahnya terdapat bagian penyekat, berikut juga kesejahteraan dan kegiatan belajar mengajar sebagai sarana pendukungnya.

Baca Juga :  Kunker Pertama, Pangdam V/Barawijaya Meninjau Lokasi TMMD-104 Di Desa Poncol

Salah satunya, disaat ada kegiatan yang harus dilaksanakan di Kota, sampai harus menjual ternak ayam yang sengaja dipelihara untuk dana cadangan operasional kegiatan sekolah. (tim/ops/redk)

 609 total views,  10 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!