Pernah Gagar Otak, Kakek Samsudin Meninggal di Tengah Sawah


ARYA-MEDIA, Ngawi – Kakek berusia 70 tahun, ditemukan tewas di area sawah tanaman padi. Tepatnya masuk Dusun Sumbersari Desa Jeblogan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, sekira pukul 15.30 Wib, korban meninggal di tengah sawah dalam posisi tengkurap. Minggu (9/2/2020).

Data yang dihimpun Arya Media, korban bernama Samsudin (70), warga Dusun. Sumbersari Rt.006/Rw.W003 Desa Jeblogan Kecamatan Paron, diketahui sering pikun dan sering lupa untuk pulang. Korban juga mempunyai riwat gagar otak akibat kecelakaan beberapa tahun lalu.

Kapolsek Paron Iptu Suyitno mengatakan, awal kejadian korban keluar dari rumah dan tak kunjung pulang. Mengetahui hal itu, anak korban Istamar (50) berusaha mencari korban di sekitar sawah, sampai dengan rumah Jaman (60) adik korban.

Foto : Petugas Bersama Tim Medis Puskesmas Paro Melakukan Pemeriksaan Jasa Korban.

“Anak korban bersama Pamannya, mencari korban di sekitar sawah hingga sampai pukul 15.30 wib. Kemudian melihat tanaman padi yang rusak arah menuju tengah. Setelah ditelusuri ternyata menemukan korban dalam posisi tengkurap terbujur kaku,” kata Kapolsek Paron, Minggu (9/2).

Atas kejadian tersebut, Polisi mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk dilakukan penyelidikan. “Saat di lokasi, tubuh korban sudah kaku dipenuhi dengan lumpur. Korban meninggal dengan posisi kepala terbenam di lumpur sawah,” terang Iptu Suyitno.

Selain itu, hasil pemeriksaan Petugas bersama tim medis Puskesmas Paron mentakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Menurut keterangan dari keluarganya, korban mempunyai riwayat gagar otak selama 3 tahun akibat kecelakaan. Bila penyakit korban kambuh, tubuh korban lemas seperti orang tak bertenaga / lumpuh,” jelas Kapolsek Paron.

Sementara itu, pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk diotopsi. Selanjutnya jenasah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan sebagaimana mestinya. (Endik)

 531 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!