Pertahankan Zero Covid-19 di Magetan, Wilayah Perbatasan Dijaga Ketat


ARYA-MEDIA, Magetan – Perubahan Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Magetan, menunjukkan kabar baik dengan adanya 8 orang pasien postif Corona dinyatakan sembuh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada walaupun Magetan telah menjadi zero Covid-19.

Penerapan Physical Distancing terus dilakukan, untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Magetan. Salah satunya adalah membuat posko penangan Covid-19 di beberapa titik perbatasan antara wilayah Magetan dengan Kabupaten/kota lainnya.

“Terdapat 6 titik lokasi kita dirikan posko pengawasan Covid-19, yang berbatasan dengan Kabupaten/Kota tetangga. Semua itu, sebagai upaya pencegahan agar Magetan tidak menjadi zona merah kembali,” kata Ari Budi, Kepala Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magetan, Senin (06/04/2020).

Posko Mudik Dan Pelayanan Covid-19

Ari mengatakan, keberhasilan Magetan menjadi zero Covid-19, juga diapresiasi oleh Gubernur Jawa timur, atas keberhasilannya dalam mengatasi pandemic Covid-19 di Magetan. “Sesuai arahan Bupati Magetan, kita harus bisa mempertahankan posisi ini, agar Magetan terbebas dari Corona,” terangnya.

Selain itu, kampanye dan sosialisasi terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Magetan kepada masyarakat sebagai salah satu sarana edukasi. Mulai dari tingkat desa/ kelurahan, dengan menghimbau kepada warganya agar menunda dulu untuk Mudik ke kampung halaman, selama masa wabah korona belum berakhir

“Kita juga terus melakukan penyemprotan Disinfektan di tempat-tempat  umum dan fasilitas umum seperti pasar, masjid dan lainnya. Kepada masyarakat, dihimbau untuk selalu terapkan Pola Hidup Bersih dan sehat (PHBS), dan jangan keluar rumah kalau tidak terlalu penting,” jelas Ari Budi kepada Arya Media, (06/04).  

Sementara itu, ditempat terspisah, Joko Trhihono, Kepala Dishub Magetan, membenarkan bahwa, upaya Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Magetan, dengan melakukan pengawasan dan penjagaan ketat di setiap wilayah perbatasan Kabupaten Magetan.

“Kita tidak melakukan penutupan, tapi kita lakukan pengawasan dan penjagaan ketat terhadap setiap orang luar daerah yang masuk ke Magetan. Dan setiap posko, dilengkapi dengan alat penyemprotan disinfektan dan thermo Gun untuk dilakukan pengecekan kesehatan,” pungkasnya. (Ren)

 13,018 total views,  10 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!