Pertamini Menjamur, Disperindag Minta Pertashop Uji Tera Rutin


ARYA-MEDIA | NGAWI – Menjamurnya Pertashop atau lembaga penyalur pertamina skala kecil untuk kebutuhan konsumen bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Kabupaten Ngawi, menjadi sorotan Pemerintah Daerah dalam kajian uji tera.

Bidang Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ngawi Jawa Timur, menemukan empat pertshop baru berdiri, tanpa dilengkapi uji tera dan kepengurusan izin legalitas secara resmi.

Kelapa UPT Pengawasan Bidang Metrologi Disperindag Ngawi, Anggara pradika, mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan pada Pertashop yang berdiri di wilayah Kabupaten Ngawi. Seperti di Kecamatan Pitu, Geneng, Pangkur, Babadan, dan sudah lolos uji tera.

Baca Juga :  Sebuah Rumah Ludes Terbakar Saat Ditinggal Bekerja

Ia menghimbau, untuk pertashop lainnya yang belum dilakukan pengawasan, agar melakukan pengukuran atau tera ulang setiap tahunnya.

“Terkait dengan izin Pertashop selama dalam pengawasan masih berada dibawah naungan perusahaan pertamina (SPBU). Mereka baru saja berdiri paling lama kurang lebih satu tahun,” ujar Anggara, Kamis (23/09).

Menurutnya, walaupun Pertashop anak perusahaan dari sebuah SBPU-SBPU besar atau dibawah naungan anak perusahaan SBPU pertamina, secara aturan harus tetap melakukan pengurusan izin.

Baca Juga :  Batik “Sukowijoyo” Diresmikan Bupati Sebagai Batik Khas Magetan

“Kami di Metrologi lebih dominan pengawasan masalah tera ulang. Apakah mereka sudah melakukan uji tera ulang atau belum,” jelas Anggara Pradika.

Sementara, setelah dilakukan pengcekan kepada beberapa Pertashop tersebut, sudah dilakukan uji tera dari perusahaan jasa instalasi. “Hasil pengecekan, lambang logonya sudah dilakukan tera ulang. Rata-rata kapasitas Pertashop di Kabupaten Ngawi sebesar 2.000 liter BBM,” pungkasnya. (Endik/Ren)

 760 total views,  2 views today

Baca Juga :  Ditinggal Pergi Ke Sawah, Rumah Tukiman Ludes Terbakar


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!