Pohon Besar Kabupaten Yang Berusia Ratusan Tahun Akhirnya Tumbang


ARYA MEDIA, Ngawi – Satu persatu simbol kesyakralan Kabupaten Ngawi tumbang, dengan dalih tuntutan jaman ‘NOW’ ikon Kabupaten Ngawi yang berusia ratusan tahun harus tersisihkan, seperti Gapura Agung masuk Kadipaten, meriam kembar dan lainnya.

Sabtu (7/04/2018) pukul 17.30 Wib, Pohon Beringin berusia ratusan tahun yang berada di sebelah barat Pendopo Kaputen Ngawi Roboh, akibat di terpa angin saat hujan yang cukup deras. Robohnya pohon beringin tua itu mengakibatkan sisi belakang kantor BKB yang baru usai di bangun hancur, selain memutuskan jalur listrik tegangan tinggi yang menghubungkan Pedopo Kabupaten, juga memporak porandakan kantin barat kabupaten yang berada tepat di samping pohon beringin yang roboh.

Baca Juga :  Sekber Pers Indonesia: Tangkap Pembunuh Sadis Wartawan Dufi!

Menurut saksi, di tempat kejadian Mbah Mo (nama samaran) kantin di belakang BRI Unit Ngawi yang saat kejadian berada tidak jauh dari lokasi, pohon beringin mengatakan, “Sore itu saya mengemasi dagangan ketempat aman karena warung trocoh, hujan saat itu memang cukup deras di sertai angin yang tidak sebegitu kencang, tahu-tahu saya mendengar suara gemuruh hingga sempat membuat saya ketakutan. Ternyata pohon beringin Kabupaten Roboh dan semua lampu langsung padam, timbulkan bunga-bunga api dari kabel listrik yang putus terlihat menyeramkan”, terang saksi.

Baca Juga :  Kades Terpilih Sah Dilantik Bupati, Banyak Program Menunggu Kepala Desa Baru

Minggu (8/04/2018) Tim Sar Bencana OPD, BPBD, Relawan SAR MTA, Relawan SAR TAGALA, Relawan Sar TRC, PUSDALOPS, Relawan GABUNGAN, Relawan RANGER, dan RELAWAN GMR langsung terjun di lokasi kejadian guna mengevakuasi pohon beringin yang menghimpit atap gedung BKB dengan mengunakan mesin potong (Chainsaw).

Pada awak media, Sekda Ngawi, Sodiq T menegaskan , “Untuk sementara menunggu dulu pengangaran gedung Sekertariat Bina Keluarga Balita (BKB) yang rusak di P-APBD akibat tertimpa tumbangnya pohon beringin. Kegiatan BKB di alihkan ke gedung Kesenian, untuk jaringan listrik yang mengarah ke pedopo sudah dibetulkan dengan pengalihan jalurnya”, tegasnya.

Baca Juga :  Desa Gondang, Salah Satu Penerima Dana BKKD 2019

Lain halnya yang di tuturkan Heru, Kepala Sat Pol PP Ngawi, “Sebenarnya pohon beringin itu sudah lama rencananya akan ditebang karena usianya yang sudah tua, namun semua yang di suruh menebang tidak berani melakukan, istilah jawane ‘MEDENI’. Bahkan sering terjadi penampakan bangsa kasat mata di lokasi itu”, ungkap Heru.

Hal itu di benarkan Loso, penjaga warung yang kebetulan warungnya juga hancur tertimpa pohon tersebut, “Memang benar mas, pohon beringin itu angker, kalo bahasa jawanya (wingit)“, tutupnya. (BB/Ops)

 444 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!