UA-163642268-1

Satpol PP Pemprov Tinjau Warem Desa Malang, Bupati Setujui Dibongkar Sebelum Lebaran


ARYA-MEDIA, Magetan – Mendengar kabar santer terkait warung kopi yang beralih fungsi menjadi Tempat Hiburan Malam (THM), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Budi Santoso, akhirnya turun ke Magetan, Selasa (2845/2019).

Keberadaan Satpol PP Pemprov Jatim tersebut, untuk meninjau langsung sekaligus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, terkait rencana pembongkaran warung remang-remang (Warem) yang berada di wilayah hukumnya. Yaitu, di Jalan Raya Maospati – Ngawi, tepatnya di Desa Malang, Kec. Maospati, Kab. Magetan.

“Tujuan kami datang kesini memang akan membahas itu, hari ini saya mau nemui Bupati,” kata Kasat Pol PP, Pemprov Jatim, Selasa (28/5/2019).

Baca Juga :  Kapolres Probolinggo Dan Netizen Jemput Ananda Thaariq Di RSUD Dr. Shaleh
Kondisi Cafe Tanpa Ijin yang Berada Di Jalan Raya Maospati-Ngawi, Desa Malang, Kec. Maospati, Kab. Magetan.

Budi mengatakan, selain meresahkan warga, warem tersebut memang tidak memiliki ijin kepada Pemprov Jatim. “Mulai tahun 2012, warem tersebut memang tidak berijin. Maka dari itu, sekarang saya mau menemui Pak Bupati, kapan akan dibongkar,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Mampir ke Ponpes Al Falah Kediri Jalin Silaturahmi Memohon Doa Restu

Pemprov menginginkan pembongkaran bangunan liar yang masuk wilayah wewenang Satpol PP Pemprov Jatim, bakal dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. “Efektifnya kami menginginkan sebelum lebaran sudah dibongkar, tinggal bagaimana Pemkab Magetan menyikapinya. Karena banyak kebutuhan yang harus dipersiapkan,” tegas Budi Santoso, (28/5).

Menurut informasi yang dihimpun Pemkab Magetan, bahwa warga asli Magetan yang menempati di warung yang beralih fungsi tersebut, hanya terdapat 4 orang yang ber KTP Magetan. “Hanya 4 orang warga yang ber KTP Magetan. Dan mereka juga mempunyai rumah tinggal di Desa tersebut, karena disitu hanya untuk berjualan,” jelas Bupati Magetan, Suprawoto, (28/5).

Baca Juga :  Pemdes Kuncen : Dirgahayu Indonesia

Selain itu, Bupati Suprawoto mengamini, terkait rencana Pemprov akan melakukan pembongkaran warem maksiat yang berada di Maospati tersebut. “Benar, tadi Satpol PP Propinsi sudah menemui saya, dan saya sudah memberikan arahan agar sebelum lebaran, sudah dilakukan pembongkaran. Saya perintahkan seperti itu,” pungkasnya. (ren)

 3,084 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!