UA-163642268-1

Polda Jatim Bentuk Timsus Penanganan Kasus Penganiayaan Terhadap Wartawan


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Polda Jawa Timur bergerak cepat dalam menuntaskan perkara dugaan penganiayaan yang dialami salah satu wartawan dari Majalah Tempo, Nurhadi, beberapa hari lalu.

Untuk mempercepat penanganan kasus tersebut, Polda Jatim membentuk tim khusus dan sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi termasuk meminta keterangan dari pelapor (Nurhadi).

Dugaan Penganiayaan terjadi saat Hadi sapaan akrab Nurhadi tengah melakukan kegiatan peliputan di Bumimoro, Surabaya, pada Sabtu malam (27/3). Saat itu, Nurhadi tengah meminta konfirmasi kepada mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji, yang sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyatakan Angin sebagai tersangka dalam kasus suap pajak.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Minta Semarang Jadi Pelabuhan Holtikultura

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, pihaknya telah menerima beberapa perwakilan dari media di Surabaya, terkait laporan koresponden dari majalah Tempo Nurhadi.

“Saya prihatin atas peristiwa yang menimpa saudara Nurhadi,” ucap Kapolda Jatim usai menemui perwakilan media di Surabya, Selasa (30/3).

Kapolda mengaku bahwa Polda Jatim sudah membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk menuntaskan kasus tersebut. “Kami berjanji bakal terbuka dengan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik secara transparan,” terang Nico.

Baca Juga :  Penerapan UU ITE, Ketum SMSI Dukung Kapolri Ambil Langkah Damai

Selain itu, Polda Jati sudah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), dan sudah meminta keterangan Nurhadi. Selanjutnya, akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses kasus tersebut segera teratasi.

Perlu diketahui, sampai saat ini, Polda Jatim bakal melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang yang diduga melakukan penganiayaan. “Dari pemeriksaan, sudah ada dua orang. Kemungkinan pelakunya lebih dari dua, seperti yang disampaikan Nurhadi,” jelas Kapolda, (30/3).

Baca Juga :  Peduli Kesehatan Masyarakat, Kodim Bojonegoro Laksanakan Program Sejuta Jamban

Kapolda Jatim juga menghimbau kepada seluruh jajaran Polri, untuk kolaborasi dan berkomunikasi dengan media yang ada di Jawa Timur. ‘Supaya peristiwa seperti ini tidak terulang kembali, dan sama-sama menjaga kamtibmas di Jatim,’ tegasnya. (Redk)

 6,047 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!