UA-163642268-1

Polda Jatim Bongkar Prostitusi Online, Korbannya Anak-Anak Dibawah Umur


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Unit IV Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim, berhasil membongkar sindikat prostitusi online dengan korban anak di bawah umur, mulai usia 14 tahun sampai 16 tahun.

Kapolda Jatim melalui Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi mengatakan, untuk mendapatkan korban, tersangka merekrut beberapa anak-anak di bawah umur dan juga sebagai (Resseler). Para korban yang rata-rata masih pelajar SMP/SMA tersebut, ditawarkan melalui media sosial (Medsos) Whatsapp dan juga Facebook.

“Tersangka yang diamankan berinisial OS (38) tahun, warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur,” kata Slamet Hadi, Senin (01/02/2021).

Baca Juga :  Makan Gus Dur Di Jombang Membludak Pengunjung

Dijelaskan Wakapolda Jatim, untuk mengelabuhi petugas, tersangka menggunakan modus dengan membuka sewa kos harian. “Tempat kos hanya sebagai kedok tersangka untuk melancarkan bisnis prostitusi online yang dijalankan,” jelasnya.

Slamet Hadi menyebut bahwa resseler prostitusi online bertugas menyiapkan korban dan pelanggan. Selanjutnya bakal diberi intensive  oleh tersangka OS jika berhasil mendapatkan korban.

Baca Juga :  Diduga Menghirup Gas Beracun, Sepasang Suami Istri Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

“Tersangka ini merekrut resseler yang juga anak dibawah umur, ini akan lebih mudah mendapatkan korban,” ungkap Wakapolda Jatim, (01/02).

Selain itu, tarif atau harga yang ditawarkan dalam prostitusi online tersebut berkisar Rp.250 hingga sampai Rp.600 ribu. Namun ada juga yang harganya sampai Rp 1 juta rupiah. “Tarif yang dipatok tersangka ini antara 250 sampai 600,” tutupnya. (Redk)

 6,912 total views,  2 views today

Baca Juga :  Malam Puncak Peringatan Hari Koperasi Indonesia Ke-71 Tahun 2018


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!