UA-163642268-1

Polemik Desa Taji Selesai, Inspektorat : Mekanisme Kesepakatan Adalah Diluar Sistem Pemerintahan


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Polemik Desa Taji Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur, mendapat tanggapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan memberikan sanksi administrasi oleh Bupati Suprawoto pada beberapa hari lalu.

Plt Kepala Inspektorat Kabupaten Magetan, Imam Fauzi membenarkan hal tersebut. Bahwa permasalahan dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa (DD) di Desa Taji Kcamatan Karas, telah selesai diproses.

“Sesuai disposisi Bupati Magetan, permasalahan di Desa Taji telah selesai dan diproses,” katanya, Senin (8/2/2021).

Baca Juga :  Pantau Pemilu 2019, Gubernur Jatim Kunjungi Pacitan

Menurutnya, terkait masalah kesepakatan antara perangkat desa dengan pemerintah desa, adalah diluar sistem pemerintahan. “Itu diluar sistem pemerintaha, karena tidak ada istilah kesepakatan dapat digunakan dalam sistem pemerintaha,” jelasnya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa adalah Pasal 5 ayat (1), Pasal 18, Pasal 18B ayat (2), Pasal 20, dan Pasal 22D ayat (2) UUD 45, bahwa Desa telah berkembang dalam berbagai bentuk sehingga perlu dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

Baca Juga :  Bupati Suprawoto : PPDB Secara Online Bakal Diterapkan Di Magetan

Selain itu, Desa dalam susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan perlu diatur tersendiri dengan undang-undang.

“Jadi desa sudah diatur dalam undang undang, maka pemdes tidak bisa membuat kesepakatan dalam mengatur desa untuk kepentingan pribadi atau golongan,” ungkap Imam, Senin (8/2).

Sebagai informasi, polemik dugaan penyelewengan anggaran DD tahun 2018-2019, yang dilakukan oleh perangkat Desa Taji Kecamatan Karas Magetan, secara teknis sudah mengembalikan dana tersebut. Namun, pihak pemerintah desa melalui kepala desa, memberikan sanksi untuk membangun sejumlah fasilitas umum (fasum) dengan nilai fantastis yaitu sebesar Rp. 135 juta rupiah, dengan alasan kesepakatan. (Ren)

 1,004 total views,  2 views today

Baca Juga :  Monitoring Dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK KB-Kes Di Kelurahan Selosari Magetan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!