Polisi Menetapkan Tersangka Pelaku Pembuang Bayi di Kamar Mandi


ARYA-MEDIA, Magetan – Polres Magetan, menetapkan tersangka pelaku pembuang bayi laki-laki yang meninggal dalam ember, di kamar mandi salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, beberapa waktu lalu.

Hal ini diungkapkan Kapolres Magetan AKBP. M Riffaai, saat Pers Realise di Mapolres Magetan, pada Senin (30/12/2019).

“Kasus mayat bayi yang ditemukan didalam ember, kami berhasil mengungkap tersangkanya. Pelakunya adalah ibu dari bayi kandungnya sendiri ,” ujar Kapolres Magetan, Senin (30/12).

Polisi menetapkan Aenaya Fidiya Luthfiroh (20), warga Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali, sebagai tersangka atas kematian bayi naas yang meninggal didalam ember pada 21 Desember 2019. “Pelakunya adalah AFL ibu dari bayi tersebut, berumur 20 tahun warga asal Denpasar Bali,” ungkapnya.

Kapolres Magetan menjelaskan, dari keterangan tersangka mengaku, bahwa setelah melahirkan seorang bayi laki-laki didalam kamar mandi Pondok Pesantren, pelaku kemudian membungkus korban (Bayinya red) dengan kain rok panjang selanjutnya diletakkan di dalam ember.

“Setelah melahirkan bayinya, pelaku kemudian membungkus anaknya dengan rok panjang, kemudian ditaruh dalam ember dalam posisi menghadap keatas. Kemudian pelaku menutupinya dengan jubah basah dan baju motif kotak-kotak,” jelas Kapolres Magetan.

Atas perbuatannya, tersangka pelaku dijerat dengan pasal 80 ayat 3 dan 4 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan Anak, dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun, dan denda Rp 3 Miliar. Dan, pasal 341 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 Tahun.

Sebagai Informasi, pekan lalu, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, digegekanr dengan penemuan mayat bayi laki-laki didalam ember, di kamar mandi salah satu Ponpes, di Magetan. Kasus tersebut, selanjutnya ditangani unit PPA Polres Magetan untuk proses selanjutnya. (Redk)

 779 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!