UA-163642268-1

Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Senpi Ilegal, Empat Tersangka Diamankan


ARYA-MEDIA | BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi wilayah Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus home industri perakitan Senjata Api (Senpi) ilegal.

Pengungkapan itu dilakukan pada Jumat (2/4/2021) sekira pukul 15.00 WIB, di salah satu bangunan rumah di Jalan Nusa Indah, 57 Desa Boyolangu, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

“Polresta banyuwangi amankan satu orang tersangka yang berperan sebagai pembuat senpi rakitan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat Pers Conference, Sabtu (10/4).

Dari penggerebekan itu, anggota Reskrim Polres Banyuwangi mengamankan satu orang tersangka inisial NM, (51), karena disangkakan tindak pidana dengan membuat, menerima, memperoleh, menyerahkan, membawa, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia senjata api, amunisi, bahan peledak, sesuai Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951.

Baca Juga :  DESA GRABAHAN LANTIK 7 PERANGKAT BARU, SESUAI SOTK

Dari hasil pengembangan dan proses penyidikan polisi akhirnya kembali mengamankan tersangka lain diantaranya, IPW (48) warga Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, AW (33) warga Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi dan satu tersangka lain inisial CS (66) warga Kecamatan Beji Kota, Depok Jawa Barat.

“Awalnya anggota mengamankan satu tersangka, dari pengembangan kembali menangkap tiga tersangka lain,” jelas Kombes Pol Arman Asmara, Kapolresta Banyuwangi, Sabtu (9/4).

Ungkap kasus senpi ilegal tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, satu senpi modif jenis M-16, satu senpi modif jenis lee-enfield, satu senpi modif M-16 singgle, dua magazine M-16, tiga magazine SS1, 53 amunisi senjata cis kaliber 22 MM, 40 amunisi tajam kaliber 7,62 MM, 160 proyektil cis, tiga buah peredam dan barang bukti yang lain termasuk alat pembuat senpi.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polres Magetan Tracing Acak Pengunjung Pasar dan Tempat Wisata

“Pengungkapan ini kita amankan beberapa barang bukti senpi dan amunisi dari tangan para tersangka,” ungkap Kapolres Banyuwangi.

Dijelaskan Kapolres Banyuwangi, dari tangan tersangka IPW, polisi mengamankan barang bukti diantaranya, satu pucuk senpi jenis M-16 modifikasi, satu pucuk senjata Rev kodif cis kaliber 22 MM, satu senpi jenis FN-Broning, satu senpi laras panjang cis kaliber 22 MM serta 111 amunisi kaliber 5,55 MM, kaliber 9 MM serta cis kaliber 22 MN dan cis kaliber 22 MM, serta dua magazine M-16 dan magazine FN-Broning.

Baca Juga :  Bansos JPS Tahap 2 Disalurkan Kepada 929 KPM

“Keempat tersangka akan dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun penjara,” tegasnya.

Sementara itu, Derektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim akan memback up penuh pengungkapan senjata api (senpi) ilegal, yang saat ini ditangani oleh Polresta Banyuwangi.

“Nanti di back up penuh oleh ditreskrimum polda jatim,” tutup Kabid Humas Polda Jatim. (Redk)

 331 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!