Polresta Sidoarjo Berhasil Gagalkan Miras Home Industri Ilegal, 2 Orang Jadi Tersangka


ARYA-MEDIA, Sidoarjo – Jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil menggrebeg rumah di Desa Sumorame Rt.04 Rw.02 Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Mendasar informasi dari mayarakat, rumah tersebut diduga telah memproduksi minuman keras berjenis Arak.

Satreskrim polresta sidoarjo berhasil meringkus dua tersangka asal Tuban, NS (36) dan PM (28), karena diduga melakukan tidak pidana home industri dengan memproduksi minuman keras jenis arak. Keduanya adalah warga Desa Tegal Agung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, “Dari pengakuan Kedua tersangka, NS sudah beroperasi pembuatan minuman keras jenis arak sejak bulan Februari 2019, sedangkan tersangka P M menjalankan bisnis haramnya sejak bulan Mei 2019,“ ungkap Kapolres, dalam Konferensi Pers, Selasa (10/09/2019).

Dari rumah produksi arak, petugas berhasil menyita180 kardus yang berisi arak siap jual, setiap kardus berisi 12 botol ukuran 1,5 liter, dengan total 2160 botol ukuran 1,5 liter. Kemudian 20 drum bahan baku yang sudah dicampur (baceman), 20 sak gula pasir, berisi 50 kg/sak, dengan total gula pasir sebanyak 1000 kg. 2 kardus ragi, 10 plastik berisi botol kosong, 4 drum berisi limbah cair hasil dari proses penyulingan arak, 20 tabung LPG ukuran 3 kg keadaan kosong, 7 tabung LPG ukuran 3 kg keadaan isi, 5 buah selang, 1 mesin penyedot, 1 mesin penyulingan dan 2 mesin filter.

Atas perbuatannya, kedua tersangka bakal terancam Pasal 62 Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pasal 140 keuntungan yang didapat mencapai Rp 50 juta perbulan dan pasal 204 dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun dengan denda paling banyak Rp 4 milyar rupiah,” tegas Kapolres Sidoarjo. (bag/ops)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *