google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Polri Enggan Ungkap Penyakit Maaher Demi Nama Baik Keluarga


ARYA-MEDIA | JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), enggan mengungkap penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Ustaz Maaher At-Thuwailibi, sebelum meninggal di Rutan Bareskrim Polri,

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, hanya membeberkan sepenggal dari sakit yang diderita oleh Maaher. Karena Polri tidak ingin mencoreng nama baik keluarga Maaher lantaran penyakit yang dideritanya sangat sensitif.

“Ini karena sakit. Saya tak bisa sampaikan sakitnya apa, karena sakitnya sangat sensitif,” kata Argo dalam jumpa pers, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga :  Update 19 Agustus 2020 : Satu Pasien Sembuh Dan Bertambah 1 Orang Positif Covid-19

Menurutnya, penyakit yang diderita oleh Maaher bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum. “Jadi kita tidak bisa sampaikan secara jelas dan gamblang sakitnya apa, karena penyakitnya adalah sensitif, ini masalahnya,” jelas Kepala Divisi Humas Polri.

Sebagai informasi, Maaher ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Baca Juga :  Korban Selamat : Mobil Robongan Asal Jawa Tengah Terguling Saat Bertamasya ke Srambang Park

Maaher ditangkap untuk menindaklanjuti adanya laporan polisi bernomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tertanggal 27 November 2020 lalu. Ia ditangkap terkait unggahan ujaran kebencian di akun media sosial Twitter @ustadzmaaher_. (Redk)

 159 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!