UA-163642268-1

PPAB Sambat ke Dewan, Keluhkan Pungli dan Penataan Pedagang


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Paguyuban Pengemudi Angkutan Barang (PPAB) dengan nama “Rheksa Dharma Hayu” di Kabupaten Magetan Jawa Timur, melakukan aksi protes terkait masalah retribusi parkir dan penataan pedagang yang terjadi di Pasar Sayur Magetan.

Para perwakilan angkutan barang tersebut mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Komisi D, dengan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Magetan, Jumat (26/2/2021).

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, yang membidangi pasar tradisional mengakui adanya keluhan masyarakat terkait kondisi yang terjadi di Pasar Sayur Magetan.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Ketua Dewan Lagi, Mbah Antok Gelar Tasyakuran

Menurutnya, kapasitas di Pasar Sayur itu sudah melebihi kapasitas atau oversitas. “Maka dari itu, Pemkab Magetan berencana merenovasi pasar tradisional tersebut dengan bekerja sama Universitas Brawija Malang yang mencapai tahap Masterplan,” ujar Handoko, selaku Kabid Pasar Disperindag Magetan, saat menghadiri RDP bersama DPRD Kab. Magetan, Jumat (26/2/2021).

Didebatkan dalam jejak pendapat, Ketua PPAB Rheksa Dharma Hayu, mengungkapkan bahwa, sesuai dilapangan petugas instansi terkait melakukan pengambilan retribusi setiap harinya, namun tidak melakukan penertiban atau penataan para pedagang di pasar.

Baca Juga :  Sempat Dibawa Ke IGD, Warga Ngawi Tewas Akibat Tersengat Listrik

“Penataan parkir di pasar sayur hanya dilakukan siang hari, yakni sampai dengan pukul 16.00 WIB. Sedangkan mobilitas di pasar tersebut terjadi transaksi jual beli 24 jam penuh,” ungkap Ketua PPAB Magetan.

Terkait pungutan retribusi parkir, lanjut Handoko mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah melakukan sesuai peraturan yang berlaku. “Pastinya dilakukan oleh oknum tertentu. Jadi petugas untuk malam hari memang tidak ada,” jelas Handoko.

Sementara itu, DPRD Magetan Komisi D yang diketuai oleh Suyono Willing menjelaskan, pihaknya bakal menindaklanjuti permasalahan tersebut untuk mendapatkan solusi secepatnya dalam penertiban parkir dan penataan pedagang.

Baca Juga :  Polres Ngawi : Bongkar 13 Kasus Dengan 16 Tersangka

“Kami akan koordinasi dengan dinas instansi terkait agar permasalahan tersebut segera teratasi. Karena ini hajat milik orang banyak, jadi pasti kita perjuangkan,” tegasnya kepada Arya Media.

Sebagai informasi, dalam agenda RDP tersebut dihadiri oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Satpol PP, dan Dishub Kabupaten Magetan, beserta jajaran DPRD Magetan dari Komisi D, serta beberapa perwakilan dari PPAB Kabupaten Magetan. (Ren)

 30,198 total views,  8 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!