UA-163642268-1

Presiden Jokowi Pantau Langsung Vaksinasi Awak Media Tahap Pertama


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Program vaksinasi Pemerintah terhadap insan pers, disaksikan langsung Presiden RI Joko Widodo, bertempat di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2021).

Sebanyak 5.512 wartawan telah menerima vaksin sinovac, pada peserta pendaftar tahap satu (1) vaksinasi covid-19 saat Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

Joko Widodo mengatakan, bahwa insan pers mendapat prioritas dalam vaksinasi Covid-19, karena merupakan profesi pelayan publik yang beresiko tinggi.

“Sesuai dengan yang saya sampaikan pada saat HPN bahwa kita ingin mendahulukan insan pers untuk divaksinasi, dan alhamdulillah pagi ini dimulai untuk 5.512 awak media yang prosesnya tadi saya lihat berjalan lancar dan baik,” kata Presiden Joko Widodo, Kamis (25/2).

Baca Juga :  Djoko Santoso Angkat Bicara : Terkait Isu Pungutan 750 Ribu Pada Paskibra, Berita Itu Salah Dan Tidak Benar

Vaksinasi tersebut oleh Jokowi bisa melindungi awak media di lapangan saat melakukan tugas jurnalistik. “Karena wartawan sering berinteraksi dengan publik, dengan nara sumber,” ungkap Presiden RI.

Jokowi berharap, proses vaksinasi massal bagi insan pers yang berlangsung hingga 27 Februari 2021 mendatang, dapat dilakukan di provinsi-provinsi lainnya. Sehingga seluruh awak media di tanah air Indonesia segera mendapat vaksin.

Baca Juga :  Warga Pendem Sumringah : Proses Pembayaran Ganti Untung Lahan Warga Terdampak Embung Pendem

Sementara itu, pelaksanaan hari pertama vaksinasi selain dihadiri presiden, tampak hadir mendampingi Jokowi, antara lain Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Informasi dan Informatika RI Johnny G.Plate, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang juga penanggung jawab Hari Pers Nasional 2021 Atal S.Depari.

Baca Juga :  Kegiatan Insidentil Yang Mendapatkan Simpatik

Di tempat yang sama, Mohammad Nuh menjelaskan kepada wartawan, bahwa vaksinasi Covid-19 bagi insan pers adalah bagian tugas dari Dewan Pers, dalam melindungi insan pers dari tekanan dan ancaman ketika menjalankan tugas jurnalistik.

“Karena itu, wartawan atau insan pers harus diberi perlindungan dengan vaksin, supaya sehat dan bisa menyajikan berita yang berkualitas,” tukasnya. (Redk)

 638 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!