Protes BLT DD di Desa Bangunasri Magetan Akhirnya Tuntas…!!!


ARYA-MEDIA, Magetan – Protes warga Desa Bangunasri beberapa waktu lalu, terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) yang diduga tidak tepat sasaran, akhirnya menemukan jalan keluarnya. Warga desa yang tidak tercover bantuan sosial dari Pemerintah akibat terdampak pandemi Covid-19, akhirnya masuk daftar penerimaan BLT Dana Desa tahap kedua.

Kepala Desa (Kades) Bangunasri, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Wiyono mengatakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Bangunasri telah melakukan Musyawarah Desa (Musdes) tahap II, untuk mengusulkan beberapa warga yang tidak tercover bantuan.

“Alhamdulillah, dalam Musdes kemarin, ada tambahan 28 warga miskin yang terdampak pandemi Covid-19, sudah masuk daftar penerimaan BLT DD. Semuanya sudah disetujui dalam Musdes dengan hasil mufakat sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Kepala Desa Wiyono, Jumat (12/6/2020).  

Pemdes Bangunasri Lakukan Musdes Bersama Jajaran Forkopimca.

Sementara itu, Ilyas Mawardiyanto (Tomo), selaku coordinator aksi membenarkan hal tersebut. Pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemdes Bangunasri yang telah peduli kepada warganya untuk memperjuangkan nasib teman-temannya agar mendapat bantuan dari Pemerintah.

“Alhamdulillah mas, kemarin sudah diadakan musdes di desa kami. Hasilnya, ada penambahan 28 orang yang akan menerima bantuan BLT Dana Desa tahap kedua,” ujar Ilyas kepada Arya Media, (12/6).

Dijelaskan coordinator aksi, dalam pelaksanaan Musdes yang dilakukan Pemerintah Desa pada Rabu malam (10/6) kemarin, sudah disepakati dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimca Kecamatan Barat.

“Dalam Musdes kemarin, Pak Camat juga hadir, Alhamdulillah berjalan lancar. Semoga kedepan, dengan adanya kejadian ini Desa Bangunasri jauh lebih baik lagi,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa warga Desa Bangunasri Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, melakukan aksi protes terkait bantuan BLT DD yang diduga tidak tepat sasaran. Puluhan warga tersebut kecewa Karena pemberian bantuan BLT DD, diberikan kepada warga dengan kategori miskin saja. Sedangkan warga lainnya yang kehilangan pekerjaan akibat di PHK, tidak mendapatkan bantuan tersebut. (Ren)

 871 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!