UA-163642268-1

PTBA Dukung Program 100 Gerobak Peduli UMKM Bersama SMSI Sumsel


ARYA-MEDIA | TANJUNGENIM – Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Bukit Asam Tbk, berkomitmen untuk mendukung penuh Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid-19, melalui Forum Silahturahmi Pemuda Sumatera Selatan (FSPSS), bekerjasama dengan SMSI Sumsel (Sumatera Selatanl.

Sebagai perusahaan terkemuka di Indonesia, yang memiliki visi misi Peduli Membangun Rakyat, komitmen tersebut dinyatakan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PT Bukit Asam Tbk, Suryo Eko Hadianto, ketika menerima audiensi Pengurus FSPSS dan SMSI Sumsel di Ruang Tamu Direksi PT Bukit Asam Tbk Tanjung Enim Sumsel, Kamis (29/4/2021).

Didampingi Sekretaris Perusahaan Apollonius Andwie, Dirut PTBA yang baru menjabat di lingkungan perusahaan batubara ini menekankan, pada prinsipnya perusahaan milik negara ini selalu memperhatikan untuk ikut andil dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  Realisasikan Dana DD, Pemdes Gunungan Wujudkan Talud dan Pengaspalan Jalan

“Pada prinsipnya kita sangat mendukung kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, apalagi dalam situasi pandemi seperti ini. Yang mana UMKM juga sangat merasakan dampak pandemi covid-19,” ujar Eko Hardianto, Kamis (29/4).

Eko juga menyebut, selama Ramadhan pihaknya sudah melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya memberi santunan kepada 74 Pengurus Masjid dan 64 Musholla, serta membagikan masker dan mengadakan kegiatan sosialisasi penyuluhan percepatan penanggulangan wabah Covid 19. “Kita juga mengadakan penyuluhan dalam mempercepat pemulihan ekonomi,” terangnya.

Ketua FSPSS, Ir Deliar Marzukie, MM mengatakan, bahwa Program 100 Gerobak Peduli UMKM Terdampak Covid-19 ini, rencananya akan direalisasikan dengan merangkul SMSI Sumsel sebagai mitra dalam upaya promosi publik.

Baca Juga :  Membludaknya Pasien DBD Di Ngawi, Dinkes Lakukan Focus Fogging Di Beberapa Tempat

“Program ini adalah dalam rangka membangkitkan kembali perekonomian masyarakat khususnya UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Kita berharap, Program 100 Gerobak ini dapat membantu Pemprov Sumsel sesuai jargonnya yaitu Sumsel Maju untuk Semua,” ujar Deliar, Kamis (29/4).

Selain itu, Deliar juga menambahkan, bahwa dalam program tersebut akan terserap 200 tenaga kerja, dengan konsep ‘Langsung Doro’, yang mana setiap satu gerobak akan melibatkan 2 orang yang akan mengelola penjualan pisang goreng serta makanan kecil lainnya.

“Langsung Dorong maksutnya per gerobak sudah siap semuanya, tinggal jual saja. Mulai dari fasilitas gerobak yang representatif dengan tenaga operasional, sampai stok pisang dan peralatan seperti minyak goreng dan tepung dan yang lainnya sudah siap. Pokoknya tinggal dorong saja,” jelas Deliar, seraya berharap BUMN dan BUMD lain juga ikut peduli dan andil terhadap program ini.

Baca Juga :  Dandim Bojonegoro Tinjau Rencana Lokasi Sasaran TMMD 2021

Sementara itu, Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri, S.Sos menjelaskan, SMSI Sumsel dengan Program Kampung Ekonomi Kreatif Digital yang diusung SMSI, secara nasional ikut andil dalam Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid ini.

“Kita sinkronkan dengan Program Ekonomi Kreatif Digital, dimana dengan kekuatan seluruh anggota SMSI di Sumsel khususnya, dan dukungan SMSI secara nasional, kita berharap Program 100 Gerobak Peduli UMKM ini dapat dipromosikan gaungnya, baik secara regional maupun nasional,” tutupnya. (Redk)

 513 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!