UA-163642268-1

Rakor Pemaparan Tugas Pokok TPID Kabupaten Magetan, Libatkan Unsur Forkopimda


ARYA-MEDIA, Magetan – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Magetan, menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait perkembangan harga barang dan jasa, serta ketersediaan komoditas strategis sembako, bertempat di Ruang Transit, Rumah Dinas Bupati Magetan, Kamis (11/7/2019).

Hadir dalam acara, Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan Bambang Trianto,  juga dihadiri oleh perwakilan Bulog Divreg Ponorogo, BI kediri dan Biro Perekonomian Pemprov Jawa Timur, serta Perwakilan Polres, Kodim 0804 Magetan, Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), dan Camat se Kabupaten Magetan.

“Rakor ini, guna meningkatkan pemahaman terhadap pelaksanaan tugas dan meningkatkan Tim TPID dengan seluruh pemangku kegiatan” ungkap Dra. Furiana, Kabag Administrasi Perekonomian, PemKab Magetan, (11/7).

Baca Juga :  Kerja Bhakti TNI Bersihkan Puing-Puing Rumah Akibat Terjangan Hujan Angin
Sekda Magetan, Drs. Bambang Trianto, MM. Selaku Ketua Harian TPID Kab. Magetan

Dalam sambutan Bupati Magetan Suprawoto, yang diwakili oleh Sekda Magetan Bambang Trianto dan selaku Ketua Harian TPID Kab. Magetan mengatakan, Kabupaten Magetan merupakan Kabupaten yang tidak di hitung IHK nya (Indeks Harga Konsumen). Sehingga, IHK untuk Kabupaten Magetan mengikuti Kota Madiun sebesar 133,94 dan laju inflasi 0,61 %, menurut data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga :  Meninggalnya PDP Dari Kecamatan Barat, Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Dari data yang di keluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Mei,  Indeks Harga Konsumen untuk Kabupaten Magetan, sebesar 133,94 dengan laju inflasi 0,61%,” kata Bambang dalam sambutannya, (11/7/2019).

Ketua Harian TPID Magetan juga menjelaskan, bahwa sejuah ini TPID Kabupaten Magetan telah melakukan langkah-langkah dalam upaya untuk mengendalikan inflasi  dengan melaksanakan kegiatan diantaranya, publikasi harga barang dan jasa secara berkala, melakukan pamantauan harga dan ketersediaan harga komofitas, mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan berdampak pada kenaikan harga.

Baca Juga :  Keberhasilan Polri Penyekatan Mudik Lebaran, Diapresisai Angota DPR RI

“TPID Kabupaten Magetan dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati. Disamping kita selalu melakukan analisis perkembangan harga kebutuhan pokok dan penting lainya, TPID juga mengidentifikasi dan merumuskan berbagai permasalahan yang berdampak pada perkembangan harga-harga sembako,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang mengutarakan, selain melakukan sejumlah tindakan yang dirasa perlu untuk menjamin ketersediaan barang dan jasa secara berkesinambungan dan berkala, Tim TPID akan melaporkan hasil pelaksanaannya kepada Gubernur setiap 6 bulan sekali. “Dalam pelaksanaan tugas TPID Kabupaten Magetan, hasilnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Timur setiap 6 bulannya,” pungkasnya. (ren)

 

 930 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!