UA-163642268-1

Rakorca Dan Lepas Sambut Camat Ngariboyo, Kades Ungkapkan Keluhannya


ARYA-MEDIA, Magetan – Pelaksanaan Rapat Koordinasi Kecamatan (Rakorca) di Kec. Ngariboyo, Kab. Magetan, Kamis (4/4/2019), dibarengi dengan acara Lepas Sambut antara Camat lama dengan Camat baru. Bertempat di pendopo Kecamatan Ngariboyo, Kab. Magetan.

Setelah pelaksanaan Rakorca usai dilakukan, dilanjutkan dengan lepas sambut antara Plt Camat M. Saiful Yani yang berpindah tugas ke Kecamatan Lembeyan dengan Camat baru Arif Ridwan yang sebelumnya bertugas di Kecamatan Karas, berlangsung dengan sukses dan lancar.

“Pelaksanaan Lepas Sambut memang sengaja dibarengkan dengan Rakorca, sekaligus koordinasi dengan semua instansi Kecamatan Ngariboyo, sekaligus ajang perkenalkan silaturami dalam waktu yang sama”, terang Camat baru Kecamatan Ngariboyo, Arif Ridwan, (4/4).

Baca Juga :  Haji Kirun Menggelar Ruwatan Rutin Gratis Bagi Masyarakat, Dan Ternyata Istrinya Calon Legeslatif 2019

Ditempat yang sama, mantan Plt Camat Ngariboyo, M. Saiful Yani mengucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya atas dukungan dan kerjasamanya dalam melaksanakan tugas selama di wilayah Ngariboyo. “Banyak kisah selama memimpin di Kecamatan Ngariboyo ini. Dan masih banyak yang harus diselesaikan untuk pembangunan Ngariboyo. Dalam hal ini, tugas kewilayahan untuk melanjutkannya saya serahkan kepada Pak Arif selaku selaku Camat baru di Ngariboyo”, jelasnya.

Baca Juga :  Pemandangan Haru Melepas Kepergian Satgas TMMD-102

Disela acara, Kepala Desa (Kades) Banjarpanjang, Sarbini mengungkapkan dengan membeberkan kisah perjalanannya yang dirasakan beberapa Kepala Desa se-Kecamatan Ngariboyo bahwa, dalam pekasanaan tugas sebagai Kades harus hati-hati dan selalu waspada. “Kebaikan yang kita lakukan, seperti pembanguan yang telah dilaksanakan, tidak ada apa-apanya apabila dalam pelaksanaannya terdapat kejanggalan,” ungkap Kades, (4/4).

Baca Juga :  Dengan Sumpah Jabatan, Pemdes Siap Melayani Masyarakat

Disisi lain, tekanan dari luar begitu besar dalam malaksanakan tugas sebagai Kepala Desa secara umumnya. “Dengan adanya penggelontoran Dana dari pusat yang jumlahnya fantastik, membuat kita harus ekstra hati-hati dan selalu waspada. Karena banyak pihak luar yang menyoroti dengan memanfaatkan hal itu untuk kepentingannya sendiri”, pungkasnya. (ren)

 3,393 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!