UA-163642268-1

Recovery And Beyond Summit 2020, Indonesia Siap Membawa Panggung Dunia Ke Bali


ARYA-MEDIA | Jakarta – Industri Pariwisata merupakan industry yang berkembang sangat cepat di dunia. Sebagai platform internasional, Global Tourism Forum telah menjembatani terlaksananya pertemuan para tokoh dan investor dunia sejak tahun 2014.

Sebagai Negara yang memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, Indonesia telah dipilih sebagai tuan rumah untuk ‘Annual Meeting Indonesia Global Tourism Forum 2021’, pada hari Jumat (27/11/2020).

Yono Hartono, selaku Wakil Sekjend Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, mengatakan, GTF merupakan brand dari World Tourism Forum Institute (WTFI) dan suatu kolaborasi platform yang difokuskan pada tantangan-tantangan yang dihadapi oleh industri pariwisata dan perjalanan.

“GTF memainkan peranan penting dalam menarik investasi langsung ke dalam negeri. Karena itu, GTF menjadi sangat penting terutama dlm masa sulit seperti pandemic covid-19 saat ini,” Yono Hartono, Wakil Sekjend SMSI Pusat, Jumat (27/11).

Dikatakan Yono, pariwisata merupakan industry yang terkena dampak ekonomi terparah akibat adanya covid 19. Data yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 pada bulan November lalu, total penurunan jumlah wisatawan mancanegara hingga bulan desember 2020 mencapai minus 88.95%.

Baca Juga :  FKPRM Jatim Bakal Gelar Rakor Pengurus dan Kekerasan Terhadap Jurnalis

Selain itu, penurunan drastis dampak dari pandemik global ini menjadikan Indonesia hanya menerima angka wisatawan 153.498 kunjungan wisman, hingga bulan September 2020. Padahal, pada bulan September di tahun 2019, Indonesia mampu meraih wisatawan Internasional 1.388.719 kunjungan.

“Kondisi pelemahan drastis inilah yang memotivasi Indonesia Tourism Forum untuk menemukan bagaimana sesungguhnya model bisnis pariwisata  yang tepat untuk diimplementasikan dalam kondisi pandemi global. Inilah alasan mengapa Conference In Tour hari ini mengambil tema besar Recovery and Beyond,” jelas Yono, Jumat (27/11).

Diketahui bahwa, ITF bersama GTF dan WTFI, memformula penyelenggaraan In Tour Conference, sebagai upaya awal untuk menemukan sinergi kebangkitan pariwisata. Tidak hanya untuk pariwisata Indonesia, tetapi juga pariwisata dunia. “GTF dan ITF berharap di tahun 2021, Industri MICE dapat setidaknya kembali melahirkan event-event berkelas dunia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Luncurkan Lagu Polri Presisi, Terinpirasi Dari Program Kapolri

Sedangkan In Tour Hybrid Conference ini, merupakan kick-off atau langkah awal dari diselenggarakannya Global Tourism Summit, yang kembali dapat diselenggarakan di Bali. Dengan menghadirkan kembai tokoh-tokoh pariwisata dari seluruh belahan dunia di Bulan Oktober 2021.

Sementara itu, Chairman Indonesia Tourism Forum (ITF), Sapta Nirwandar  menyatakan “Dalam setiap kesulitan selalu ada kemudahan. Di tengah pandemi covid 19  global, dengan kreatifitas, inovasi dan keberanian akan  ditemukan kemudahan dan jalan keluar untuk menemukan peluang,” terang Yono, dikutib dari pernyataan Sapta Nirwandar, (27/11).

Dengan terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Annual Meeting Global Tourism Forum 2021, lanjut Yono Hartono mengungkapkan bahwa, dunia menunjukkan masih adanya kepercayaan internasional terhadap Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman, selain bertujuan untuk menarik investasi asing sebanyak-banyaknya bagi Indonesia.

Baca Juga :  Bagi-Bagi Takjil Bentuk Sinergi MPN Dengan Masyarakat

Seperti dinyatakan oleh Presiden WTFI – Bulut Bagci, bahwa GTF 2021, yang merupakan ajang pertemuan antara Agendan operator perjalanan, engusaha dan pengelola hotel,  Pebisnislokal dan asing,  Grup investor dan bankir, Perusahaan konsultan investasi, dan Politisi, Pejabat Pemerintah dengan tokoh-tokoh eksekutif.

Yono Hartono juga menjelaskan, bahwa dalam rangka menuju persiapan GTF 2021, maka Indonesia Tourism Forum (ITF) menyelenggarakan hybrid event, sekaligus sebagai in tours conference dengan berkolaborasi dengan WTFI. Konferensi berlangsung dan disiarkan secara marathon, berurutan dengan Istanbul, Turki, dan berakhir di Washington, Amerika.

“Dengan tema Recovery and Beyond, maka GTF 2020 ini merupakan kebangkitan industry pariwisata di era New Normal, bukan hanya untuk Indonesia tapi juga kebangkitan pariwisata ASEAN,” tutup Wakil Sekjen SMSI Pusat. (Redk)

 1,533 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!