Rencana Pembukaan Telaga Sarangan Dilakukan Uji Coba Selama 3 Bulan


ARYA-MEDIA, Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan membuka sector parisiwisata di masa pandemi Covid-19, secara resmi bakal dibuka mulai tanggal 22 Juni 2020. Dalam rangka memasuki tatanan kehidupan baru atau dikenal dengan New Normal, Pemkab Magetan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan, memberikan pedoman protokol kesehatan khususnya di sector kepariwisataan. Kamis (18/6/2020).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan, Drs. Venly Tomi Nicholas, SH. MM., melalui Surat Pemebritahuan Nomor : 556/1214/403.102/2020, bahwa kepada seluruh tempat wisata di wilayah Kabupaten Magetan, secara resmi akan dibuka pada tanggal yang sudah ditentukan dengan masa uji coba selama 3 bulan.

“Surat Pemberitahuan sudah kita sebar. Sesuai jadwal yang ditentukan, mulai tanggal 22 Juni mendatang Telaga Sarangan dan semua tempat wisata di Magetan bakal dibuka,” ujar Venly Tomi Nicholas, Kamis (18/6).

Venly mengatakan, uji coba pembukaan semua tempat wisata di Kabupaten Magetan, harus memenuhi Standart Operation Prosedur (SOP) protokol Kesehatan, untuk dijadikan pedoman pelaku usaha jasa tempat kepariwisataan dalam melaksanakan aktivitasnya. Sehingga menjadi produktif dan aman dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini berlaku bagi semua tempat wisata di Magetan, kecuali wisata kolam renang dan tempat hiburan malam yang tidak boleh dibuka. Jadi SOP kesehatan harus benar-benar diterapkan,” terang Venly Tomi Nicholas, Kepala Disparbud Kabupaten Magetan, Kamis (18/6).

Selain itu, Disparbud Kabupaten Magetan, menghimbau kepada seluruh pengelola tempat wisata di Magetan, harus mendapat verifikasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magetan. “Apabila selama uji coba muncul cluster baru pasien Covid-19, maka semua sektor wisata akan ditutup kembali,” jelas Venly Tomi Nicholas.

Sementara itu, sebagai uji coba akan dibukanya tempat wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Disparbud Kabupaten Magetan melakukan simulasi pembukaan icon wisata Magetan dengan menerapkan kewajiban protokol kesehatan.

“Bagi pengelola atau pekerja yang tidak mematuhi panduan protokol kesehatan, akan diberikan sanksi secara administratif sampai dengan pencabutan ijin usaha. Sedangkan sanksi bagi para pengunjung yang melanggar, akan dikeluarkan dari lokasi wisata,” pungkasnya. (Ren)

 16,939 total views,  15 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!