Ribuan Karyawan PT BIK Ngantri Ambil Tunggakan Gaji


ARYA-MEDIA, Magetan – Perusahaan garmen ekspor impor yang berada di Desa Karangsono, Kecamatan barat Kabupaten Magetan, akhirnya menepati janjinya untuk melunasi tunggakan gaji karyawan sebanyak 2300 pekerja. Rabu (01/04/2020)

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten magetan, Rudy Harsono mengatakan, Karena saat ini Pemerintah telah menerapkan Sosial Distancing dan Physical Distancing, maka sebagai antisipasi untuk menghindari penumpukan masa dilakukan pada tujuh titik lokasi.

“Pemerintah hanya menyediakan sarana tempat di enam titik lokasi, yaitu di Kantor Kecamatan Barat, Polsek dan Koramil Barat, Kantor Desa Karangsono, Kantor Kelurahan Mangge dan Kelurahan Tebon, dan 1 lagi di pabrik PT BIK,” katanya.

Ribuan Karyawan PT BIK Mendatangi Kormail Barat Untuk Mengambil Tunggakan Gaji Yang Telah Dijanjikan.

Ditempat terpisah Susanto, perwakilan dari perusahaan PT BIK mengatakan, pembayaran gaji karyawan dilakukan secara bergiliran dibagi dengan beberapa line. Menurutnya, pembayaran kekurangan gaji karyawan, sebanyak 2300 pekerja bakal selesai pada malam hari pukul 19.00 Wib.

 “Pembayaran dimulai sejak kemarin, kalau hari ini kita bagikan kepada 243 karyawan. Kalau sesuai prosedur nanti malam sudah selesai semuanya,” ungkap Susilo, selaku karyawan PT BIK, di bagian packing, Rabu (01/04).

Selain itu, pembayaran kekurangan gaji karyawan tersebut dilakukan untuk membayar gaji pada bulan Februari saja. Untuk masa kerja bulan Maret, masih menunggu informasi lebih lanjut. “Kalau gaji untuk bulan Maret, masih menunggu informasi berikutnya,” jelas Susanto kepada Arya Media, (01/04).

Diketahui bahwa, Pemkab Magetan telah menjembatani antara perusahaan garmen milik PT BIK dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah Magetan, untuk menyelesaikan tunggakan gaji karyawan dengan penandatanganan kesepakatan pada (31/03) kemarin.

Sebelumnya, ribuan buruh pabrik garmen milik PT. Bintang Inti Karya (BIK), menggelar aksi unjuk rasa pada (24/03) lalu. Para karyawan tersebut menuntut pihak perusahaan untuk segera membayarkan kekurangan gaji karyawan, yang sebelumnya hanya dibayarkan sebesar 50% untuk segera dilunasi. (Ren)  

 9,550 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!