Sarasehan Bersama Disapora Membangun Magetan, Bupati Harus Pelototi Kinerja OPD


ARYA-MEDIA, Magetan – Pemkab Magetan menggelar sarasehan Diaspora asal Magetan, di Pendopo Surya Graha, pukul 11.00 Wib, Sabtu, (13/10/2018).

Tokoh-tokoh asal tanah kelahiran yang sukses diluar Magetan diantaranya Agus Raharjo (Ketua KPK), Mayjend TNI (purn) Muktiyanto (Mantan Asrenum TNI), Mayjend TNI (purn) Maruto (Mantan Aslog Kasad TNI), Prof. Y Aris Purwanto (akademisi IPB Bogor), Udhoro Kasih Anggoro (mantan dirjen tanaman pangan), dan puluhan tokoh besar lainnya.

Sarasehan yang bertemakan “Membangun Magetan Bersama Diaspora” tersebut membahas beberapa permasalahan dan usulan untuk pemerintahan Kabupaten Magetan mendatang.

Suprawoto, Bupati Magetan menyampaikan dalam sambutannya, bahwa tujuan sarasehan ini adalah mengajak putra daerah untuk bersama berkontribusi membangun Magetan. Menurutnya, akan lebih baik bila pemerintah magetan sinergis dengan tokoh diaspora dalam merencanakan pembangunan.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Pelajar SMP Segera Tatap Muka
Agus Rahardjo Bersama Suprawoto Bupati Magetan.

“Mari kita (Pemkab dan Diaspora) bangun Magetan sesuai visi dan misi menuju Magetan Smart, Kami terbuka bagi panjenengan sami, demi membangun magetan yang kita cintai bersama”, kata Suprawoto.

Tak luput Suprawoto juga mengingatkan jajarannya agar efektif dan efisien dalam menerapkan anggaran daerah. “Birokrasi itu memang aneh, tidak mencari, uang sudah ada, tinggal menghabiskan tetapi tidak bisa. Apalagi kemudian menghabiskan gak bisa, menyalurkan anggaran dengan tepat sasaran. Oleh sebab itu yang masalah itu bukan rakyat, tapi kita sendiri termasuk birokrasinya”, celetuk Suprawoto disambut dengan tepuk tangan dari peserta sarasehan.

Baca Juga :  Bersama Puluhan Warga, Pemkab Magetan Audiensi Bersama Rencana Pembukaan Temboro

Agus Raharjo salah satu diaspora asli magetan, yang saat ini juga menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) menyampaikan agar bupati Magetan terus mengawasi dan mengawal agar APBD dijalankan sebagaimana mestinya. “Bagaimana APBD akan mau dilaksanakan tahun 2019 paling tidak dapat mengakomodasi agenda atau usulan tadi (diaspora), Dan itu, Dhek Prawoto harus bekerja keras, yaitu melototi kinerja Dinas (atau) tiap OPD”, Usulnya.

“Dalam Pemerintahan itu, sudah waktunya diterapkan Performance Based Budgeting (penganggaan berbasis kinerja, red), jangan sampai APBD hanya belanja, mengeluarkan uang, hasilnya apa, kemudian tidak kelihatan hasilnya. Jadi harus kelihatan hasilnya, jelas isinya, dan fungsinya”, terang Agus Raharjo

Baca Juga :  Menyambut TMMD 104, Antusias Masyarakat Poncol Menunggu Kehadiran Pak TNI

Prof Y Aris Purwanto, akdemisi IPB asal Magetan juga menyampaikan, bahwa upaya pembangunan magetan yang salah satunya melalui pendekatan diaspora ini harus strategis dan sinergis. Sehingga apabila ada permasalahan/ hambatan pembangunan di bidang tertentu dapat dibahas, dicari solusi bersama antara pemkab Magetan dengan tokoh diaspora yang kompeten di bidang tersebut.

Sarasehan diaspora Magetan tersebut diikuti sekitar 150 peserta dan dilanjutkan dengan tinjauan lapangan di daerah potensi wisata magetan, yaitu pengrajin Batik di balai desa Sidomukti, kuliner jenang di desa Candirejo dan potensi alam di desa sumberdodol.

Diaspora sendiri diartikan sebagai tokoh asli daerah yang telah meninggalkan daerahnya kemudian berkumpul kembali di tanah kelahirannya. (ren)

 1,346 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!