Satgas TMMD-102 : Mandi Harus Berjalan Ke Sungai 1 KM


ARYA-MEDIA, Probolinggo – Membersihkan diri untuk menjagakan badan dengan pola hidup sehat sangatlah penting, akan tetapi bila di Desa Wedusan akan terasa berat karena mahalnya harga air. Ini yang teralami oleh Anggota Satgas yang belum tentu bisa merasakan air dapat mengalir ke rumah-rumah penduduk, (31/7/2018).

Sumber air sebagai kebutuhan sehari-hari di Desa Wedusan bergantung pada sumber mata air yang berada di Gunung Siluman. Pembagian air oleh juru air sudah dibagi dengan jam-jam tertentu. Dengan adanya Satgas TMMD ke 102 khususnya untuk pembangunan fisik maka semakin bertambah beban yang harus dipenuhi untuk pemenuhan air dalam seharinya.

Baca Juga :  Tinjau Kesiapan UNBK 2019, Bupati Mengunjungi Beberapa SMP Di Magetan

Air yang dapat terbagi sedikit ke rumah tangga penduduk, tidak serta merta menghabiskan kebutuhan air yang ada untuk keperluan memasak. Anggota Satgas TMMD ke 102 harus berrela-rela menuruni ngarai mencari sungai yang mengalir di desa tersebut.

Kurang lebih 1 kilometer, dengan menyusuri bukit, akhirnya dapat menemukan sungai hanya untuk bersihkan badan. “Turun untuk mandi dan naik setelah mandi sudah berkeringat lagi Pak. Yang penting bisa mandi agar badan jadi segar”, ucap Sertu Gigih. (anis/tim)

 503 total views,  3 views today

Baca Juga :  Truk Bermuatan Tebu Menghantam Mobil Sedan Plat Merah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!