Satuan Polisi Pamong Praja Tertibkan PKL Alun-Alun Merdeka Sebagai Penunjang ADIPURA


ARYA MEDIA, Ngawi – Jelang penilaian Adipura, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi dipimpin Kasad Pol PP Eko Heru Tjahjono ST,M.Si laksanakan penertipan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang daerah larangan berjualan di lokasi Alun-Alun Merdeka Ngawi yang kian hari semakin liar dan semrawut, Senin (20/03/2018).

“Sejak saya memimpin tgl 5 kemarin di satpol pp, saya coba pelajari tupoksi Sat Pol PP. Secara pelan-pelan setiap hari akan laksanakan tupoksi seperti melakukan operasi pemantauan tempat-tempat yang khusus/signifikan, yang akan di laksanakan secara mendadak supaya tidak bocor dengan harapan hasilnya bisa maksimal, untuk meningkatkan kewibawaan dan akan kita proses sesuai perundang-undangan yang berlaku. Untuk masalah penertipan PKL secara telaten kami memberi pengertian PKL tersebut hak dan kewajiban Satpol PP, sehingga para PKL akan menjadi biasa, tidak menjadi beban PKL dan menjadi tahu kalau kita lakukan penataan sesuai aturan. Satpol PP tidak mengusir, semua itu untuk menunjang Adipura”, tegas Eko Heru Tjahjono

Baca Juga :  Polresta Sidoarjo Berhasil Gagalkan Miras Home Industri Ilegal, 2 Orang Jadi Tersangka

Untuk sasaran penertipan Kasad Pol PP mengatakan, “Penertipan PKL hari ini di jalur-jalur pokok dan di jalur- jalur Industri, yang akan di laksanakan secara kontinyu. Tadi ada salah satu PKL yang mokong atau enggan di tertipkan, nanti akan kita panggil dan penindakan. Untuk grobak yang kita jaring, selama pemilik datang ke kator dan bersedia mematuhi aturan dan menyadari kesalahannya akan kita kembalikan”, terang Eko.

Baca Juga :  Nenek Usia Lanjut Ditemukan Tewas Dan Membusuk Di Gunung Bancak

Operasi PKL yang dilakukan di alun-alun, mendapat apresiasi dari Sunaryanto warga sekitar alun-alun yang tiap hari memanfaatkan sarana olah raga yang tersedia di lokasi alun-alun. “Seharusnya penertipan PKL tidak hanya saat ada penilaian Adipura, karena sekarang ini selain PKL yang jualan tidak di lokasi yang disediakan pemkab sering di manfaatkan untuk minum-minuman keras sekelompok ABG dan Anak Pank. Satpol PP juga mesti kontinyu dalam mengadakan swiping Gepeng dan Pelajar yang bolos yang melakukan hal-hal yang tak pantas di ruang terbuka tanpa malu-malu. Tidak kalah pentingnya juga banyak PKL yang memiliki tempat jualan tetap dan jangan jadikan alun-alun rumah ke-dua, seperti mencuci pakain yang dijemur sembarang tempat, menjadikan alun-alun Ngawi terkesan kumuh”, keluh warga. (BB/Redk)

 1,043 total views,  10 views today

Baca Juga :  Tabrakan Maut Terjadi di Ngawi, Pelajar SMP Tewas Terlindas Truck


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!