Sekjen MPN Menegaskan, Tidak Ada Pembodohan Ke MPN Pusat


Pasuruan, Arya Media – Terkait pemberitaan oleh salah satu media online yang berjudul “MPN Korwil Bojonegoro membodohi MPN Pusat”, ini tanggapan dan penjelasan pengurus Pusat Drs. Udi Laksono Sekertaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pers Nasional (MPN).

Penjelasan kebijakan Majelis Pers Nasional Pusat “MPN Pusat” Pada rapat konsolidasi organisasi Majelis Pers Nasional yang diselenggarakan di BLK Rojoso Kabupaten Pasuruan pada tgl 12 Desember 2017.

Dihadiri 250 anggota dan calon anggota dari 17 utusan kabupaten dan kota Se Jawa Timur (sesuai daftar hadir). Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pengukuhan secara simbolis pada 4 koordinator kabupaten / kota.

Baca Juga :  Ungkapan Trima Kasih Warga Dan Sholat Jum'at Bersama

Diantaranya Banyuwangi, Malang Raya, Tuban dan Bojonegoro. Koordinator yang memiliki susunan pengurus secara lengkap Banyuwangi dan Tuban. Malang Raya dan Bojonegoro belum memiliki kepengurusan. Mengapa hal ini dilakukan ?

Berdasarkan kebijakan yang dibuat oleh Ketua Umum dan Sekjen, pengukuhan simbolis ini untuk memacu segera terbentuknya kepengurusan MPN di dua daerah tersebut. Maka tersusunlah kepengurusan lengkap sesuai yang diharapkan.

Baca Juga :  Beberapa LSM Datangi Kapolres, Konsolidasi Kasus Korupsi Dan OTT

Dengan perkembangan berikutnya muncullah berita, bahwa MPN Bojonegoro mensinyalir membodohi MPN pusat. Menurut Sekjen MPN, Hal ini media yang menurunkan berita tersebut kurang cakap di dalam melihat sebuah kebijakansanaan organisasi.

Tiap organisasi punya cara tersendiri mengelola kebijaksanaan dan managemen organisasinya. Jadi kalau ada pihak lain yang mengharuskan organisasi harus sesuai yang dia kehendaki berarti dia melakukan interfensi terhadap organisasi orang lain,” jelas Sekjen.

Lebih lanjut, Apa bila hal ini terus terusan dilakukan, ranahnya sudah menjadi lain, dalam hal ini sudah menjadi wilayah hukum.

Baca Juga :  Karena Kurang Hati-Hati, Sepasang Suami Istri Tewas Dihantam Kereta Api

“Apabila hal ini dilakukan oleh penerbitan surat kabar, yang unsurnya sangat jelas yaitu melakukan penistaan lewat tulisan. Dan apabila dilakukan oleh media on line tinggal menambahkan dg UU ITE,” tegasnya.

Maka lewat penjelasan inilah kami pengurus MPN kabupaten dan kota jangan putus semangat. Lebih banyak kita dikritik pihak lain berarti keberadaan kita sangat diperhitungkan. Salam MPN ….. MPN jaya…….!,”pungkasnya. (redk)

 571 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!