UA-163642268-1

Selain Anak PUNK, 2 Perempuan Di Warem PPU Digelandang Satpol PP


ARYA-MEDIA, Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) dan Damkar Kab. Magetan, mengamankan dua laki-laki anak punk dan dua perempuan selaku pemilik dan penjaga warung remang-remang (warem) yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung, Rabu (27/2/2019).

Dua laki-laki tersebut adalah Berta Prasetyawan (23) dan juga David Nur Cahyono (18) yang sama-sama warga Madiun, tertangkap Satpol PP saat mengamen disekitar jalan raya Barat, Kecamatan Maospati, Magetan.

“Berdasarkan laporan dari warga kita telah meng amankan dua anak punk, mereka mengaku dari Madiun. Mereka kita bekuk saat ngamen di jalan raya Barat,” kata Khamim Bashori, Kasi Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan, Rabu (27/2).

Baca Juga :  Kades Bogem Lantik 2 Perangkat Desa

Khamim mengatakan, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menangkap dua orang perempuan, yakni EP (39) selaku pemilik warung, dan YL (19) yang mengaku sebagai penjaga warung di PPU Maospati. Sedangkan warung tersebut, diduga telahdigunakan sebagai tempat prostitusi terselubung.

“Penggrebekan di warem ini juga berdasarkan laporan dari warga. Dan hari ini kita berhasil meng amankan dua orang perempuan, yaitu penjaga dan pemilik warung di PPU Maospati. Dan diduga warung tersebut sebagai tempat prostitusi,”ujarnya.

Baca Juga :  Solidaritas Venezuela : Meski Dililit Krisis, Bakal Kirim Bantuan Untuk Korban Gempa Sulteng

Dari Keempat orang tersebut, langsung kita gelandang ke Mako Satpoll PP dan Damkar Kabupaten Magetan untuk dilakukan pendataan, selanjutnya kita serahkan kepada Dinas Sosial. “Kita lakukan pendataan dulu. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan, selanjutnya kita serahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk pembinaan,”pungkasnya. (ren)

 1,338 total views,  2 views today

Baca Juga :  Peringatan HPN 2020, IMJ Magetan Lakukan Pengukuhan Pengurus Periode 2020-2023


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!