UA-163642268-1

Seorang Pegawai Puskesmas Kendal, Ditemukan Meninggal Di Dalam Sumur Sawah


ARYA-MEDIA, Ngawi – Kejadian tragis menimpa Sunardi (52) warga Dusun Kesongo, Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi. Pasalnya, pada hari Jum’at (31/5), sekira pukul 24.00 Wib, pergi ke sawah untuk mengecek air, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Puskesmas Kendal, Ngawi tersebut ditemukan sudah meninggal dunia, dengan dugaan terpeleset dan terperosok ke sumur sawah.

Menurut keterangan saksi mata Susilowati (64) selaku kakak ipar korban  menjelaskan, jasad korban ditemukan didasar sumur sawah sedalam 12 meter oleh petugas Tim SAR sekitar pukul 09.00 WIB, pada Sabtu pagi, (01/06/2019). Saat ditemukan, kondisi korban sudah kaku dan diduga meninggal lebih dari 3 jam.

“Saat pencarian adik saya (korba red) bersama dengan istrinya (Suyati), saya melihat kendaraan korban masih berada di pinggir jalan. Dan saat mengecek ke sumur yang tak terpakai, terlihat sepasang sandal milik adik saya, yang berada di bibir sumur berikut jaket dan baju yang menyakut di bambu yang melintang di atas sumur,” kata Susilowati Kakak ipar korban, Sabtu (1/6/2019).

Baca Juga :  Mega Proyek Milyaran Rupiah, Ambles Pada Ruas Jalan Jembatan

Senada diungkapkan Kapolsek Paron, AKP Widodo menjelaskan, berawal dari korban yang hendak berangkat ke sawah pada Jum’at, (31/06/2019) dini hari, untuk melakukan pengecekan air sawahnya yang berjarak 2 kilometer dari rumahnya. Sayangnya, setelah sampai pagi Sunardi tidak kunjung pulang kerumah sehingga membuat keluarga merasa khawatir.

“Setelah pagi istri dan kakak iparnya mencari kesawah, mereka menemukan pakaian serta sendal jepit korban dipinggir sumur. Setelah dilakukan pencarian, ternyata korban meninggal disumur itu,” ungkap Kapolsek Paron AKP Widodo, (1/6).

Baca Juga :  DPO Terduga Teroris Di Jawa Tengah Tertangkap Densus 88

Sedangkan, hasil pemeriksaan luar dari Team Medis Puskesmas Teguhan, pada tubuh korban terdapat luka lecet pada leher dan perut bagian kanan, dan bahu belakang;serta pendarahan pada telinga kiri.

“Dari Pihak Keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, dan meminta tidak dilakukan Outopsi dengan membuat Surat Pernyataan yang diketahui Kades Kedungputri. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (ren)

 2,238 total views,  2 views today

Baca Juga :  Pembinaan Mental Turut Menjadi Perhatian dalam TMMD


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!